Inspektorat Medan Perkuat Pengawasan Digital E-Audit Pengadaan
Inspektorat Medan mengoptimalkan fitur e-audit untuk memperkuat pengawasan digital dan mencegah kecurangan pengadaan barang dan jasa.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Inspektorat Kota Medan memperketat pengawasan internal dan tata kelola anggaran dengan mendorong optimalisasi fitur e-audit pada sistem e-katalog/e-purchasing. Hal ini untuk mencegah potensi tindakan kecurangan (fraud) dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemko Medan.
Penguatan kapasitas tersebut ditandai dengan pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengoptimalan Fitur E-Audit yang diikuti sebanyak 84 peserta dari jajaran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan personel Inspektorat Kota Medan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, di Medan, Rabu (21/10/2026).
Dalam arahannya, Erfin Fachrurrazi mengatakan, transformasi digital pengawasan internal menjadi kebutuhan krusial mengingat besarnya alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2026 yang mencapai Rp7,7 triliun. Sebagian besar anggaran tersebut disalurkan melalui ribuan paket pengadaan barang dan jasa yang menjadi salah satu area fokus perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Pemanfaatan e-audit ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga meningkatkan pemahaman dan kompetensi kita dalam pembinaan serta pengawasan pengadaan barang dan jasa. Langkah ini sekaligus menjawab tantangan keterbatasan jumlah auditor di Kota Medan," ujar Erfin Fachrurrazi.
Erfin mengungkapkan, saat ini Kota Medan hanya memiliki kurang dari 60 pejabat fungsional APIP berkualifikasi pengawasan. Beban pengawasan yang sangat tinggi membuat sistem konvensional tidak lagi efektif. "Kehadiran fitur e-audit memungkinkan analisis data secara cepat serta pendeteksian anomali transaksi sejak dini sebelum berkembang menjadi pelanggaran hukum," pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Kota Medan, Desy Chalizah Permataningtyas, melaporkan, bimtek ini dirancang untuk memberikan keterampilan teknis kepada para auditor dalam menelusuri, menganalisis, serta memverifikasi transaksi digital secara langsung. "Pelatihan ini juga bertujuan menyamakan persepsi mengenai alur pengawasan, pelaporan, dan tindak lanjut berbasis data di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan," ujarnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSSyaiful Huda Desak Evaluasi Sistem Sertifikasi BKI dan Kelaikan Kapal
Herman Saleh Harahap·4 menit yang lalu -
NEWSPolda Sumut Segera Periksa Konten Kreator Bang Aleh, Dugaan Sebar Hoaks
Herman Saleh Harahap·50 menit yang lalu -
-
KOTA MEDANInspektorat Medan Perkuat Pengawasan Digital E-Audit Pengadaan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELRatusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur, Pertanyakan Dana Karhutla dan Efektivitas Dry Ice
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEORatusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur Sumsel Pertanyakan Dana Karhutla dan Efektivitas Dry Ice
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NASIONALPresiden Prabowo Diminta Evaluasi Kabinet dan Tuntaskan Polemik Gibran
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSPolres Binjai Beri Penghargaan kepada 12 Personel Berprestasi, 8 Anggota Terima Sertifikat Pelatihan
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELBMKG Sebut Dry Ice Hanya untuk Urai Asap Bukan Padamkan Api
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NASIONALKPK Bersurat ke Panglima TNI Terkait Kasus Korupsi BNPB
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan