Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur, Pertanyakan Dana Karhutla dan Efektivitas Dry Ice

Ratusan mahasiswa BEM Nusantara Sumsel mempertanyakan dana karhutla Rp100 miliar dan efektivitas dry ice di Palembang.

Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Se-Sumsel menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Rabu (21/10/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Se-Sumsel menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Rabu (21/10/2026). (foto: tia/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Ratusan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Se-Sumsel menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Rabu (21/10/2026). Massa mempertanyakan alokasi dana bantuan presiden (banpres) karhutla sebesar Rp100 miliar serta efektivitas penyemaian dry ice.

Aksi massa yang dipimpin Koordinator , Ilham, tersebut dipicu oleh kondisi kabut asap tebal yang kembali menyelimuti Kota Palembang dalam dua hari terakhir.

โ€œKemana dana banpres Rp100 Miliar kemarin, katanya sudah dibagikan ke wilayah-wilayah terdampak,โ€ ujar Koordinator , Ilham, saat berorasi.

Selain persoalan anggaran banpres, massa aksi turut menyoroti penggunaan teknologi dry ice yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap penurunan kepekatan kabut asap di lapangan.

โ€œDry ice, dry ice, apa itu dry ice tidak ada efeknya,โ€ cetus Ilham.

Di tengah berlangsungnya penyampaian aspirasi di halaman Kantor Gubernur Sumsel, massa sempat berniat melakukan pembakaran ban bekas sebagai bentuk protes.

Namun, aksi pembakaran ban bekas tersebut berhasil dihentikan dengan sigap oleh aparat kepolisian yang mengawal ketat jalannya demonstrasi.

โ€œNgeliat kami mau bakar ban cepat sekali dihentikan, nggak sampai semenit. Tapi giliran karhutla sampai sekarang tidak terselesaikan,โ€ tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, bersama jajaran terkait mendatangi langsung dan menemui massa aksi di lokasi.

Kendati telah ditemui Sekda Sumsel, ratusan mahasiswa tetap bertahan dan menolak membubarkan diri sebelum bertemu langsung dengan Gubernur Sumsel Herman Deru.

โ€œKami tidak akan pergi sebelum Pak Gubernur ke luar, kami akan tunggu di sini,โ€ tuturnya.

Guna memastikan keberadaan kepala daerah yang diinformasikan sedang bertugas di luar kota, massa mendesak Sekda Sumsel melakukan panggilan video (video call) secara langsung dengan Gubernur Herman Deru.

โ€œKalau memang gubernur lagi di luar kota, coba VC Pak sekarang. Jangan hanya foto yang diperlihatkan, kami mau buktikan,โ€ pungkasnya.ย 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru