Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Rekonstruksi Pembunuhan di Sibolga, Keluarga Korban Duga Ada Keterlibatan Tersangka Lain

Keluarga korban pembunuhan di Sibolga menduga ada tersangka lain dan kejanggalan barang bukti saat rekonstruksi

Situasi saat Polres Sibolga menggelar rekonstruksi pembunuhan. (Foto: istimewa)
Situasi saat Polres Sibolga menggelar rekonstruksi pembunuhan. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, โ€‹SIBOLGA - Rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan korban berinisial SL (32) oleh tersangka AN (33) di Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, memunculkan dugaan baru.

Pihak keluarga korban menduga adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa berdarah yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) lalu itu.ย 

โ€‹Rekonstruksi tersebut digelar oleh di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Senin (12/10/2026) dan disaksikan oleh pihak Kejaksaan, kuasa hukum keluarga korban, pengacara tersangka, serta para saksi.

โ€‹Menanggapi jalannya rekonstruksi, kuasa hukum keluarga korban dari PPH Peradi Sibolga, Hayati Gulo, mengungkapkan adanya sejumlah kejanggalan.

Sebagaimana informasi yang diperolehnya dari ibu dan adik korban yang saat itu menyaksikan peristiwa yang merenggut nyawa korban dan didukung juga sebuah video saat peristiwa itu dan disimpan oleh pihaknya.

"Kata ibu korban, mereka tidak memperagakan seperti yang di dalam video (tersangka, saksi istri tersangka, saksi Dilman). Kata ibu korban, ketika saksi Nia (adik wanita korban) jatuh, kedua tangan korban dipegangi kearah belakang oleh saksi Dilman, lalu datanglah tiba-tiba tersangka dan menusuk leher sebelah kanan korban," ujar Hayati.ย 

Selain itu, Hayati juga membeberkan kejanggalan lain sesuai keterangan saksi dari pihak korban. Seperti alat bukti yang diamakan oleh diduga tidak sesuai dengan apa yang digunakan oleh tersangka saat menusuk korban, dikarenakan barang bukti yang diamankan itu berupa sebuah parang.

"Barang bukti yang digunakan itu bukan parang katanya, bentuknya seperti golok panjang dan itu runcing, dan keterangan dari ibu itu juga sudah dicatat oleh pihak Polisi dan Kejaksaan," kata Hayati.

Menduga kasus pembunuhan itu adalah pembunuhan berencana sebagaimana informasi yang dihimpunnya dari keluarga korban, Hayati meminta bila ada keterlibatan pihak lain, APH diminta juga segera menetapkannya sebagai tersangka.

"Kita berharap, APH mengembangkan perkara ini, sehingga bila ada tersangka-tersangka lainnya agar segera ditetapkan, dan kami menduga ini pembunuhan berencana," tegasnya.

Sementara, Supardin Laia yang merupakan abang kandung korban juga memohon kepada penegak hukum agar menjatuhi hukuman yang setimpal kepada tersangka.

Supardin juga menduga bahwa tersangka tidak bertindak sendiri, melainkan diduga kuat didukung oleh istri dan keponakan pelaku.

"Kami dari pihak keluarga berharap pelaku ini dihukum sesuai perbuatannya, kami mohon diberikan keadilan se adil-adilnya nanti, karena kami menduga kuat tindakan tersangka ini ada keterlibatan istrinya dan keponakannya itu. Jadi mohon diusut setuntas-tuntasnya kasus ini," harap Supardin.

(Jjm/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait