Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Berhasil Menguat 0,93% Dalam Sepekan Terakhir di Pasar Spot

Editor:  Team
Reporter: wiwin
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,66% ke level 7.154,65 pada penutupan perdagangan, Jumat (17/1/2025).(sumber foto: kontan)

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,66% ke level 7.154,65 pada penutupan perdagangan, Jumat (17/1/2025).

Diketahui, IHSG ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan ini. Dengan demikian reli IHSG sudah berlangsung tiga bahari berturut-turut.

BACA: IHSG Bertengger di Zona Hijau Naik 47,14 Poin Ke Level 7.154,66 Sore Ini

Baca Juga : IHSG Menguat 55,57 Poin Bertengger di Level 7.909,63

Sementara dalam sepekan terakhir IHSG berhasil menguat 0,93%. Sepanjang perdagangan pada Jumat IHSG bergerak dari level terendah 7.084 dan level tertinggi 7.178.

Dengan total volume perdagangan saham di BEI mencapai 21,72 miliar dengan nilai transaksi Rp 12,13 triliun.

BACA: IHSG Bertengger di Zona Hijau Menguat 50,079 Poin ke Level 7.006,744

Baca Juga : Analis Pasar: IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Menguji Level 7.680 di Perdagangan Selasa (12/8/2025)

Ada 240 saham yang naik, 330 saham yang turun dan 236 saham yang tidak berubah.

Investor asing melanjutkan net buy sebesar Rp 240,32 miliar di seluruh pasar. Namun dalam sepekan akumulasi net sell asing masih sebesar Rp 194,13 miliar.

BACA: IHSG Bergerak Liar Naik Tipis 4,476 Poin ke Level 7.021,355 di Perdagangan Selasa (14/1/2025)

Baca Juga : IHSG Masih Tertekan Sentimen MSCI, Simak Strategi dan Rekomendasi Saham Senin 2 Februari 2026

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Jumat:

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 160,93 miliar
2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 122,88 miliar
3. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 51,04 miliar
4. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 43,56 miliar
5. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 24,77 miliar
6. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 14,23 miliar
7. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 12,71 miliar
8. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) Rp 12,53 miliar
9. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 10,56 miliar
10. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Rp 9,26 miliar.(kontan)