Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

HMI Sumut Kutuk Keras Aktivitas Galian C Tanpa Kendali di Kecamatan Wampu Langkat

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ketua Bidang Lingkungan Hidup Badko HMI Sumut, Rois Mubarak Nasution. (Foto: Istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Sumut, Muhammad Rois Mubarak Nasution mengutuk keras maraknya aktivitas galian C di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. 

Kata Rois sapaan karibnya, di balik deru truk dan kerukan alat berat ada jeritan jalan yang rusak, debu yang mengepung pemukiman, dan ancaman bencana yang terus membayangi hingga soal nyawa manusia. 

"Maraknya tambang ini seolah terjadi tanpa kendali. Di mana peran pemerintah daerah? Di mana pengawasan dari instansi terkait? Ketika warga mengeluh soal polusi, ketika jalan protokol Kecamatan Kampu mulai hancur, dan ketika hujan deras turun membawa potensi kerusakan lingkugan. siapa yang akan dimintai pertanggungjawaban?," tukas Rois kepada Nusantaraterkini.co, di Medan, Kamis (8/5/2025) 

Baca Juga : HMI Sumut hingga PB HMI Tegaskan tak Ada Unjuk Rasa Korupsi Covid-19 oleh HMI di Kantor Golkar!

Rois menegaskan, HMI Sumut bukan anti terhadap pembangunan. Namun, lanjut Rois, pembangunan tanpa kontrol adalah perampokan terhadap alam dan kehidupan masyarakat. 

"Ini perilaku tercela dan merugikan bangsa dan negara. Pemerintah harus segera turun tangan, bukan hanya demi menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga demi menjaga kepercayaan publik. Jangan biarkan Wampu menjadi simbol kelalaian kita semua," ucapnya. 

Rois berharap pemerintah daerah bergerak cepat menertibkan dan menghentikan aktivitas galian C yang kian meresahkan tersebut. 

Baca Juga : Geruduk Polda Soal Dugaan Kriminalisasi Masyarakat Adat, HMI Sumut: Setop dan Evaluasi Polres Simalungun!

"Kita sangat menyayangkan kegiatan ini masih terjadi di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Langkat yang kaya sumber daya alam. Aktivitas galian C ini hanya dimanfaatkan kepentingan segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Kami mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera menghentikan operasi galian C ilegal tersebut. Jangan biarkan alam Langkat hancur,” tegasnya. 

Rois pun menyerukan kepada masyarakat untuk berani mengawasi dan melaporkan aktivitas tambang ilegal. 

"Karena perlindungan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang tidak bisa diabaikan. Ini juga menyangkut masa depan warga sekitar," pungkasnya. 

Baca Juga : Dugaan Galian C Ilegal Kembali Beroperasi di Kecamatan Tukka Tapteng

(fer/nusantaraterkini.co)