Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tanggap Darurat Banjir Medan: BBWS Sumatera II Pasang 40 Meter Bronjong Penahan Erosi Sungai Deli

BBWS Sumatera II pasang 40 meter bronjong di Sungai Deli untuk cegah erosi dan tanggulangi dampak banjir yang melanda Kota Medan.

BBWS Sumatera II melakukan pemasangan bronjong sepanjang 40 meter dengan ketinggian 5 meter, di Sungai Deli, Senin (8/12/2025).(foto:BBWS II Sumatera)
BBWS Sumatera II melakukan pemasangan bronjong sepanjang 40 meter dengan ketinggian 5 meter, di Sungai Deli, Senin (8/12/2025).(foto:BBWS II Sumatera)
A A

Nusantaraterkini.co,-Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan mengambil tindakan sigap untuk mengatasi dampak musibah banjir yang baru-baru ini menerjang Kota Medan. Musababnya adalah intensitas curah hujan yang sangat tinggi dalam jangka waktu yang panjang, yang mengakibatkan naiknya permukaan air secara drastis di beberapa area vital.

Menyikapi urgensi ini, Senin (8/12/2025), langsung mengerahkan tim khusus ke lokasi bencana untuk memulai kegiatan mitigasi darurat. Upaya utama yang dilakukan adalah memperkuat tebing sungai yang tergerus dengan mendirikan struktur penahan berupa bronjong.

Baca Juga : Wali Kota Medan Prioritaskan Normalisasi Sungai Atasi Banjir 

Dilansir dari website resmi BBWS Sumatera II Medan, Selasa (9/12/2025), sebanyak 40 meter bentangan bronjong dengan tinggi 5 meter dipasang untuk segera mengendalikan laju erosi, menstabilkan struktur tanah, dan mencegah meluasnya kerusakan yang dapat membahayakan warga lebih jauh.

​Penanganan cepat dan terukur ini merupakan manifestasi dari tanggung jawab dalam aspek pengendalian ancaman banjir, upaya mitigasi risiko bencana, serta melindungi warga yang bermukim di daerah-daerah langganan banjir. Kementerian PU juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar senantiasa siaga terhadap prediksi cuaca buruk dan segera memberikan informasi kepada pihak terkait apabila terjadi situasi darurat di lingkungan mereka

​Informasi resmi BBWS Sumatera II tersebut, menyebutkan, kondisi tersebut memicu lonjakan signifikan pada debit air , yang kemudian meluap dan mengakibatkan genangan parah di berbagai permukiman.

Baca Juga : Masih Menjadi Langganan Banjir, Pemko Medan Diminta Siapkan Penanganan Menyeluruh


Titik terparah yang menjadi fokus penanganan awal adalah wilayah Kecamatan . Di lokasi tersebut, tekanan arus air yang begitu kuat saat banjir mengakibatkan pengikisan tebing Sungai Deli secara substansial. Situasi ini menciptakan ancaman serius tidak hanya bagi bangunan dan fasilitas publik di sekitarnya, tetapi yang lebih utama adalah keselamatan ribuan penduduk yang tinggal di sepanjang tepian sungai tersebut.

(Emn/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait