Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Harga Pangan Melonjak di Tengah Euforia Pelantikan Presiden, Warga Mengeluh Beban Biaya

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Elvirida Lady Angel Purba
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Salah seorang pedagang di Pasar MMTC Medan. (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Di tengah euforia pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, harga kebutuhan pokok di Pasar MMTC Medan, mengalami lonjakan signifikan.

Momentum bersejarah ini rupanya diwarnai dengan peningkatan harga komoditas pangan yang cukup memberatkan masyarakat.

Baca Juga : DPR Dorong Perum Bulog Jadi Badan Mandiri Demi Stabilitas Harga Pangan

Survei harga yang dilakukan Tim Nusantaraterkini.co pada 20 Oktober 2024 mencatat, kenaikan drastis pada sejumlah komoditas penting. Harga cabai merah, yang biasanya berkisar antara Rp 18.750 hingga Rp 35.250 per kilogram, kini mencapai harga tertinggi.

Baca Juga : Rakor Pengendalian Inflasi, Pemkab Deli Serdang Komitmen Pastikan Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan 2026

Bawang putih naik menjadi Rp 43.750 per kilogram, sementara harga bawang bombai mencapai Rp 31.250. Selain itu, jahe merah melonjak hingga Rp 30.000 per kilogram, disusul oleh kunyit yang juga mengalami kenaikan harga.

Budi Purba, seorang pedagang di Pasar MMTC, mengungkapkan bahwa lonjakan harga ini diakibatkan oleh permintaan yang tinggi bersamaan dengan keterbatasan pasokan.

Baca Juga : Rencana Pelarangan Impor Pakaian Bekas Dinilai Berpotensi Memukul Ekonomi Rakyat di Medan

"Kami terpaksa menaikkan harga karena pasokan barang sangat terbatas, sedangkan permintaan meningkat. Situasi ini mempersulit kami sebagai pedagang," jelasnya.

Baca Juga : Pedagang Pakaian Bekas di Kota Medan Tolak Rencana Penindakan Pemerintah

Tidak hanya para pedagang yang merasakan dampak lonjakan harga, para konsumen pun mulai mengeluhkan tingginya biaya belanja. Siti, salah satu pengunjung Pasar MMTC, mengaku terkejut dengan kenaikan harga yang signifikan. 

"Biasanya harga masih terjangkau, tapi sekarang semakin mahal. Saya terpaksa mengurangi jumlah belanjaan," ujarnya.

Baca Juga : LAPK Kritik PDAM Tirtanadi, Keluhan Pelanggan Diabaikan dan Tarif Tidak Transparan

Beberapa warga yang ditemui juga menyampaikan kekhawatiran mereka akan dampak kenaikan harga pangan terhadap kebutuhan sehari-hari. 

Baca Juga : Dipicu Cabai Kardus, Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu Perkilo di Level Konsumen

Irfan, mengaku semakin terbebani dengan biaya hidup yang terus meningkat. 

"Kalau terus begini, banyak orang yang bakal kewalahan memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Meski pelantikan Presiden dan Wakil Presiden membawa harapan baru bagi kemajuan bangsa, lonjakan harga sembako ini menambah tekanan bagi masyarakat. Mereka berharap agar harga segera kembali normal sehingga kebutuhan pokok dapat kembali terjangkau.

(Cw9/Nusantaraterkini.co)