Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Akhir Pekan, Cabai Merah, Daging Ayam dan Telur Naik

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Akhir pekan beberapa harga kebutuhan mengalami kenaikan. Seperti harga cabai merah mengalami kenaikan dalam rentang Rp 50 hingga 60 ribu per kg. Apabila mengacu data pusat informasi harga pangan strategis (PIHPS), kenaikan ini ditransaksikan dalam rentang Rp 55 hingga 58 ribu per kg. (Istockphoto.com)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Akhir pekan beberapa harga kebutuhan mengalami kenaikan. Seperti harga cabai merah mengalami kenaikan dalam rentang Rp 50 hingga 60 ribu per kg. Apabila mengacu data pusat informasi harga pangan strategis (PIHPS), kenaikan ini ditransaksikan dalam rentang Rp 55 hingga 58 ribu per kg.

“Di mana sebelumnya harga cabai merah dalam rentang Rp 46.500 hingga Rp 50 ribu per kg,” kata Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin seperti rilis yang diterima nusantaraterkini.co pada Juta (14/11/2025).

Ia mengaku kenaikan harga cabai di Kota Medan ini dipicu minimnya pasokan cabai dari luar wilayah Sumut. Di mana, sambung Gunawan Benjamin, belakangan ini pasokan cabai merah ke Provinsi Sumut berasal dari Sumbar, Aceh dan Jawa.

Disisi lain produksi cabai merah di Sumut juga mengalami kenaikan, setelah ada panen cabai dari wilayah Sidikalang, Pakpak Bharat hingga Tapanuli Tengah (Tapteng).

Baca Juga : Tekan Inflasi, Pemprov Sumut Pantau Sejumlah Komoditas

“Namun distribusi cabai merah dari ketiga wilayah tersebut ke Kota Medan belum sepenuhnya konsisten. Dan jika mengacu data, maka panen di ketiga daerah di Sumut tersebut mampu mengurangi kebutuhan impor cabai merah Sumut sekitar 9 sampai 10 ton setiap harinya. Sehingga kebutuhan cabai merah dari luar Sumut bisa ditekan menjadi 20 hingga 30 ton per harinya,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah harga kebutuhan pangan lainnya seperti cabai rawit dan cabai hijau terpantau bergerak stabil dalam rentang 20 hingga 30 ribu per Kg.

Untuk bawang merah dan bawang putih masih dikisaran harga 28 hingga 35 ribu per Kg. Sementara uintuk harga beras bertahan di level 13.300 hingga 13.800 per Kg di level kilang.

Gula pasir dan minyak goreng curah, masih dikatakan Gunawan Benjamin, ditransaksikan relatif stabil dalam rentang 17 hingga 18.500 per Kg nya.

Untuk harga daging ayam terpantau bergerak stabil dalam rentang 30 hingga 37 ribu per Kg, setelah alami kenaikan di bulan November ini. Harga daging ayam sulit untuk turun ditengah kenaikan harga pakan dari jagung yang naik dari 6.400 menjadi 6.900 per Kg di pekan ini.

“Kenaikan harga jagung tersebut juga memicu terjadinya kenaikan pada harga telur ayam. Yang naik dari kisaran 1.600 hingga 2.100 per butir, menjadi 1.600 hingga 2.200/2.300 per butirnya,” katanya.

Baca Juga : Dua Bulan Berturut-turut, Inflasi Sumut Tertinggi se-Indonesia

Sementara itu untuk komoditas lainnya seperti buncis, wortel, kentang hingga harga daging sapi terpantau stabil. Harga tomat belakangan ini alami penurunan dikisaran 5 hingga 7 ribu per Kg.

“Secara keseluruhan sejumlah harga yang terbentuk di hari Jumat ini cenderung lebih mahal dibandingkan dengan 3 hari sebelumnya. Cabai merah, daging ayam dan telur ayam menjadi komoditas yang dominan menyumbang kenaikan. Namun cabai merah secara rata-rata di November ini masih lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sehingga cabai merah berpeluang menyumbang deflasi,” pungkasnya.

(Akb/nusantaraterkini.co)