Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Satgas Pangan Polda Sumut Jamin Stok Daging Ayam Aman hingga Idul Fitri 2026

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Satgas Pangan Polda Sumut saat sidak ke distributor sekaligus pabrik pengelolaan ayam. (Foto: dok istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Sumatera Utara (Sumut) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke distributor sekaligus pabrik pengelolaan ayam milik PT Kurnia Agrotama Sejahtera, Jumat (13/2/2026).

Kanit 2 Subdit 1/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut, AKP Indah Handayani menjelaskan, pengecekan dilakukan untuk memastikan distribusi ayam, baik dalam kondisi fresh (segar) maupun frozen (beku), tetap terjaga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Baca Juga : Dukungan Program MBG, Kapolda Sumut Terima Anugerah Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo

“Kedatangan kami untuk melakukan pengecekan terhadap distribusi ayam, baik yang frozen maupun fresh. Distribusi dari sini untuk hotel, restoran, dan kafe. Untuk pasar tradisional tidak dari tempat ini,” jelasnya.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Aceh di Medan, 3 Pelaku Ditangkap

Dari hasil pengecekan di ruang produksi dan penyimpanan, stok ayam, kata dia, dipastikan dalam kondisi aman.

“Untuk stok sampai dengan menjelang lebaran masih aman dan stabil. Kami sudah cek langsung semuanya,” tegasnya.

Baca Juga : Pemprov Sumut Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan 2026: Harga Beras & Minyak Terkendali

Terkait harga, Satgas Pangan mencatat, harga ayam utuh dari kandang berada di kisaran Rp26.500 per kilogram. Sementara harga distribusi ke hotel dan restoran mencapai Rp40.000 per kilogram.

Baca Juga : Sidak Pasar Horas Pematangsiantar, Harga Minyakita Ditemukan Melebihi HET Jelang HBKN

“Untuk harga masih dalam batas normal. Kami tetap lakukan pengawasan agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan,” ujarnya.

Indah menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi stok ayam di Sumut tetap terjaga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan.

Sementara itu, Plant Manager PT. Kurnia Agrotama Sejahtera, Yatim Sanjaya, mengungkapkan menjelang Ramadan memang terjadi peningkatan permintaan, meski tidak terlalu signifikan.

“Kalau biasanya menjelang Ramadan ada peningkatan, tapi tidak terlalu signifikan. Tahun ini agak meningkat dibanding tahun lalu, sekitar 10 persen,” ujarnya.

Terkait harga, ia menyebut kenaikan terjadi namun masih relatif kecil. Yatim juga memastikan produk yang didistribusikan merupakan ayam yang telah diproses dan dibersihkan sesuai standar industri.

“Kalau kenaikan harga ada, tapi sedikit saja. Sebelumnya di Rp39.500, jadi Rp40.000 naiknya tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)