Dua Bulan Berturut-turut, Inflasi Sumut Tertinggi se-Indonesia
Dilansir dari rilis Badan Pusat Satistik (BPS), Senin (3/11/2025), Sumut mencatatkan angka inflasi yang lebih tinggi dari nasional yang sebesar 2,86%
Nusantaraterkini.co,MEDAN-Sumatera Utara (Sumut) jadi provinsi dengan inflasi tertinggi se-Indonesia. Pada Oktober 2025, inflasi Sumut mencapai 4,97% (YoY). Penyumbang inflasi didominasi oleh kelompok makanan dan minuman.
Dilansir dari rilis Badan Pusat Satistik (BPS), Senin (3/11/2025), Sumut mencatatkan angka inflasi yang lebih tinggi dari nasional yang sebesar 2,86% (YoY). Ini merupakan kali kedua sejak September tingkat inflasi provinsi Sumut tertinggi se-Indonesia.
Baca Juga : Pemprov Sumut Kembali Gelontorkan Cabai Merah, Hasilnya Sudah Mulai Kelihatan
Dari data tersebut, secara spasial atau di Pulau Sumatra, angka inflasi Sumut juga menjadi yang tertinggi mengungguli Riau yang tercatat mengalami inflasi 4,95% (YoY) dan Aceh 4,66% (YoY).
Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengatakan angka inflasi tahunan Sumatra Utara pada Oktober memang masih tinggi. Namun, angka ini terbilang turun dari catatan inflasi bulan September 2025.
“Jika pada bulan lalu Sumut mencatatkan inflasi tinggi 5,32%, saat ini secara YoY sudah turun inflasi kita [menjadi] sebesar 4,97% dan ini merupakan ikhtiar bersama sehingga laju inflasi tahunan Oktober 2025 dapat ditekan,” kata Asim.
Dikatakan Asim, tingginya tingkat inflasi di Sumut paling dominan disumbang oleh Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau. Komponen inti ini mengalami inflasi hingga 9,58% (YoY) dan berandil sebesar 3,35% terhadap tingkat inflasi Sumut pada Oktober 2025. Sedangkan andil terbesar kedua berada di Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang tercatat sebesar 0,79%. Kelompok ini tercatat mengalami inflasi tertinggi di antara 11 (sebelas) kelompok pengeluaran yang ada dengan nilai 13,03% (YoY).
Baca Juga : Pengendalian Inflasi, 50 Ton Cabai Merah dari Jawa Masuki Pasar Sumut, Dijual Sesuai HET
Adapun, lima komoditas penyumbang inflasi dan andilnya di Sumut pada Oktober 2025 yakni cabai merah yang berandil 1,22%; emas perhiasan (0,67%); ikan dencis (0,25%); beras (0,24%); dan bawang merah (0,21%).
Sementara komoditas penyumbang deflasi di Sumut periode Oktober 2025 yakni bawang putih dengan andil -0,08%; angkutan udara (-0,07%); sabun detergen bubuk (-0,03%); serta daging babi dan bayam yang masing-masing berandil -0,02%.
Berdasarkan rilis yang disampaikan BPS Sumut, secara bulanan (month-to-month/ mtm) Sumut mengalami deflasi sedalam 0,20% (mtm). Sedangkan inflasi tahun kalender Sumut pada Oktober 2025 tercatat sebesar 3,39% (ytd).
(emn/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALKepergok Curi Ayam Bangkok, Pria di Bandung Aniaya Pemilik hingga Tewas
hendra·42 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALMA Nyatakan Suket SMA Gibran Tak Sah, Pengacara Sebut Posisi Wapres Tak Terpengaruh
hendra·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANBait Energi & Buah Inovasi, Pelita Bersih Masa Depan Sekolah
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALPHK di Singapura Tembus 4.800 Orang, Tertinggi Sejak Pandemi COVID-19
hendra·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALAS Restui Penjualan Rudal Patriot Rp38 Triliun untuk Ukraina
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKecoh SPBU Pakai Barcode Ganda, Sopir Truk Penimbun Solar Subsidi untuk Pabrik Beton Diciduk
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWSSambut HUT ke-81, Brimob Sulteng Gelar Hipnoterapi Gratis untuk 485 Warga
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALBuntut Pelarian Flavio Bolsonaro, Brasil Panggil Kuasa Usaha Argentina
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
PERISTIWA5 Rumah Permanen di Titi Papan Medan Ludes Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
OLAHRAGAJelang Duel Kontra Chelsea, Michael Carrick Tuntut Skuad MU Tetap Pede
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan