Harga Minyak Mentah West Texas Intermediate Melorot 32 sen (0,46%) Terduduk di Level US$68,62 Per Barel
Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Selasa (26/11/2024) pagi harga minyak mentah melanjutkan pelemahan memperpanjang tren penurunan dari sesi sebelumnya setelah laporan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah menekan premi risiko minyak.
BACA: Harga Emas Spot Turun 0,2% ke Level US$2.621,06 Per Ons Troi Dipicu Oleh Penguatan Dolar AS
Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 28 sen (0,38%) menjadi US$72,73 per barel pada pukul 01:06 GMT.
Di sisi lain, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 32 sen (0,46%) menjadi US$68,62 per barel.
BACA: Kurs Rupiah Melemah 0,2% di Level Rp15.913 Per Dolar AS di Awal Perdagangan Selasa (26/11/2024)
Pada Senin (25/11), kedua acuan harga minyak ini turun US$2 per barel setelah laporan bahwa Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan awal untuk menghentikan konflik, yang memicu aksi jual besar-besaran pada pasar minyak mentah.
Analis ANZ menyebutkan bahwa potensi gencatan senjata di Lebanon mengurangi risiko bahwa pemerintahan Donald Trump akan memberlakukan sanksi ketat terhadap minyak mentah Iran.
BACA: Harga Minyak Mentah Bertahan Dekati Level Tertinggi Dalam Dua Minggu Setelah Kenaikan 6% Minggu Lalu
Iran, pendukung utama Hezbollah, memproduksi sekitar 3,2 juta barel per hari (bpd), setara dengan 3% produksi global.
Jika Trump kembali menerapkan kebijakan "tekanan maksimum," ekspor minyak Iran dapat berkurang hingga 1 juta bpd, yang dapat memperketat pasokan minyak global.
BACA: Harga Emas Antam Melorot Rp2.000 Dibanderol Rp1.539.000 per gram di Perdagangan Senin (25/11/2024)
Di Eropa, Kyiv menghadapi serangan drone besar-besaran dari Rusia pada Selasa, menurut Wali Kota Vitali Klitschko.
Konflik Rusia-Ukraina semakin memanas setelah Presiden Joe Biden mengizinkan penggunaan senjata buatan AS untuk serangan ke wilayah Rusia, perubahan besar dalam kebijakan Washington terkait konflik ini.
OPEC+ diperkirakan akan mempertahankan pemotongan produksi minyak saat ini pada pertemuan berikutnya, Minggu ini, menurut Menteri Energi Azerbaijan, Parviz Shahbazov.
Kelompok ini sebelumnya menunda kenaikan produksi di tengah kekhawatiran permintaan.
Dampak Tarif Trump
Presiden terpilih Trump mengumumkan rencana memberlakukan tarif 25% pada semua produk impor dari Meksiko dan Kanada.
Namun, dampaknya terhadap impor minyak mentah dari Kanada belum jelas. Sebagian besar ekspor minyak Kanada—sekitar 4 juta bpd—ditujukan untuk AS.
Analis memperkirakan Trump tidak mungkin menerapkan tarif pada minyak Kanada karena sulit mengganti pasokan tersebut, mengingat karakteristik minyak Kanada berbeda dari jenis yang diproduksi AS.
Minyak tetap menjadi fokus pasar global, dengan ketidakpastian geopolitik dan kebijakan perdagangan AS yang terus memengaruhi harga.
(nusantaraterkini.co/win)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSCamat Padangsidimpuan Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, Donatur dan Relawan Turut Bergerak
hendra·18 menit yang lalu -
NASIONALDPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan untuk Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat
Rozie Winata·43 menit yang lalu -
NASIONALRevisi UU LLAJ Dinilai Mendesak, ODOL hingga Transportasi Online Jadi Sorotan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWSBrigjen Tubagus Ami Prindani Jadi Kadensus 88, Ini Rekam Jejak Kariernya
hendra·1 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOKeracunan MBG di Muba, Gubernur Sumsel Minta Perketat Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis Siswa
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
NEWSSoroti Jalan Rusak, LMND SUMUT dan EK-LMND SE-SUMUT Akan Geruduk Pemko Binjai: Desak Perbaikan Secepatnya
hendra·2 jam yang lalu -
SUMUTDiangkat jadi Kapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan Siap Pecah Bintang Dua di Tanah Deli
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIKoreksi Berlanjut, Harga Emas Merangkak Turun ke Rp2.574.000 Per Gram
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALNetty Desak Perketat Tata Kelola MBG, Prioritaskan Keamanan Pangan dan Transparansi Anggaran
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan