Nusantaraterkini.co – Tak jarang kisah di sinetron kisah di dunia nyata seperti kejadian wanita diselingkuhi suami dan pembantunya.
Baca Juga : Petaka Pesta Pernikahan Wabup Garut, 3 Orang Meninggal: Polisi Periksa 11 Saksi
Kejadian wanita diselingkuhi suami dan pembantunya itu seketika menarik atensi warganet.
Baca Juga : 38 Vendor Meriahkan Wedding Expo Resonate di Taipan Restoran
Dikutip dari eva.vn, kejadian wanita diselingkuhi suami dan pembantunya itu dibeberkan langsung oleh korban.
Baca Juga : Musda Golkar Sumut Ricuh, Bawa Kayu hingga Petasan
Wanita tersebut dan suaminya diketahui telah bersama sejak keduanya belum punya apa-apa.
Baca Juga : Lagi, Geng Motor Meresahkan Serang Warga, Korban Alami Patah Tulang
Saat itu, suaminya hanyalah seorang salesman kecil-kecilan yang menjalani kehidupan normal.
Kemudian, karena menyadari potensi bisnisnya, ia mengundurkan diri dan memulai bisnis bersama teman-temannya.
Saat memulai usaha, modal awal cepat habis.
Untuk menarik investasi, mereka pun meminjam ke mana-mana.
Akhirnya 5 bulan kemudian, mereka mendapatkan investasi pertama dan berkat uang itulah mereka berhasil melewati masa tersulit di awal-awal memulai bisnis.
Kemudian, ketika perusahaan yang mereka kelola bersama secara bertahap bergerak ke arah yang benar, sang istri berhenti dari pekerjaannya karena hamil.
Karena kehamilannya tidak berjalan dengan baik, dokter menyarankan untuk tidak bekerja terlalu keras.
Itu sebabnya sang suami mencarikan orang untuk membantunya.
Disitulah awal mula pertemuan mereka dengan pembantu bernama Hang yang masih sangat muda, ia baru berusia 20-an.
Wanita itu sedikit khawatir akan diurus oleh wanita muda yang tidak memiliki pengalaman dalam merawat wanita hamil, namun suaminya meyakinkannya.
Sang suami memintanya untuk tidak khawatir,meskipun Hang masih muda dan belum menikah, ia memiliki banyak pengalaman dan terlatih karena dipilih dari yayasan terbaik.
Lambat laun, melihat Hang sangat gesit, teliti, dan pandai menjaga orang lain, wanita itu merasa sangat lega dan tenang.
Berkat Hang, kehamilannya berjalan cukup lancar.
Namun setelah melahirkan, ia merasa perasaan suaminya tidak lagi sekuat dulu.
Tidak peduli seberapa dekat dan intimnya ia mencoba, suaminya tetap saja acuh tak acuh dan dingin terhadap istrinya.
Akhirnya setahun kemudian, mereka bercerai dan alasan sang suami sudah tak cinta lagi.
Setelah perceraian, rumah menjadi milik sang istri dan Hang tetap tinggal untuk merawatnya dan anaknya.
Namun 3 bulan kemudian, Hang minta berhenti dari pekerjaan karena akan menikah.
Hang mengatakan tunangannya tak ingin ia bekerja sebagai pembantu lagi, ia didukung untuk berbisnis atau menjadi jadi ibu rumah tangga.
Hang juga mengatakan bahwa tunangannya adalah orang kaya.
Hal itu membuat wanita itu sangat bahagia.
Menjelang hari pernikahan, Hang menelepon wanita itu untuk mengundangnya ke pesta pernikahan.
Wanita itu tentu saja bersedia untuk hadir.
Kemudian ia menyiapkan hadiah yang bermakna dan mengambil cuti untuk menghadiri pernikahan Hang.
Namun sesampainya di tempat pernikahan, ia syok ketika melihat wajah sang mempelai pria.
Pengantin pria bukanlah orang asing, itu adalah mantan suaminya.
Hang dan mantan suaminya menikah hanya 3 bulan setelah perceraian mereka.
Wanita itu menebak bahwa Hang hamil setelah melihat perutnya yang tampak membuncit.
“Jadi mereka bermain di belakangku?” batin wanita itu.
Ia seketika merasa tercekat.
Wanita itu kemudian menghampiri mantan suaminya dan sang pembantu untuk menanyakan kebenarannya.
Keduanya membantah selingkuh dan mengatakan bahwa baru menjalin hubungan setelah perceraian.
Karena Hang sedang hamil dan ingin bertanggung jawab atas dirinya dan anaknya, sang mantan suami pun buru-buru menikah.
Hal itu terbukti dengan usia kehamilan dalam kandungan Hang baru 2 bulan.
Tak sampai di situ, sang mantan suami juga mengucapkan kalimat yang begitu menohok.
“Jika kamu datang untuk memberkati kami, saya menyambutnya. Jika kamu datang untuk menimbulkan masalah, silakan pergi. Kisah kita telah usai. Saya harap mulai sekarang kamu tidak lagi mengganggu hidup saya,” kata sang mempelai pria.
Ucapannya membuktikan bahwa pria itu benar sedang jatuh cinta.
Pada akhirnya wanita itu tidak tahu harus berbuat apa, ia hanya menyalahkan diri sendiri karena begitu bodoh.
(mft/Nusantaraterkini.co)
