Nusantaraterkini.co,TEXAS – Pemerintahan Negara Bagian Texas di bawah Gubernur Greg Abbott kembali memicu kontroversi besar setelah secara sepihak menetapkan Council on American-Islamic Relations (CAIR) dan kelompok Ikhwanul Muslimin di Amerika Serikat sebagai organisasi teroris.
Keputusan yang diumumkan Abbott melalui akun resminya di X pada hari Kamis (20/11/2025) ini segera menimbulkan kekhawatiran luas. Pasalnya, penetapan organisasi teroris secara umum merupakan kewenangan eksklusif pemerintah federal di Amerika Serikat, bukan yurisdiksi pemerintah negara bagian.
Baca Juga : 12 Narapidana Teroris Lapas Cipinang Tegaskan Setia Kepada NKRI
"Hari ini, saya menetapkan Ikhwanul Muslimin dan Dewan Hubungan Amerika-Islam sebagai organisasi teroris asing dan organisasi kriminal transnasional," tulis Abbott, seperti dikutip dari RMOL.
Dengan penetapan kontroversial ini, kedua organisasi tersebut otomatis dilarang untuk membeli atau mengakuisisi tanah di seluruh wilayah Texas. Selain itu, kebijakan ini juga membuka jalan bagi pemerintah negara bagian untuk mengajukan gugatan hukum yang bertujuan menutup dan menghentikan seluruh aktivitas operasional mereka di Texas.
CAIR, sebuah organisasi advokasi hak-hak sipil Muslim terkemuka yang berbasis di Washington DC dengan lebih dari 30 kantor cabang di seluruh AS, langsung melancarkan kecaman keras. Mereka menuduh Gubernur Abbott sengaja mengambil langkah ini untuk menciptakan iklim ketakutan terhadap komunitas Muslim. Komunitas ini merupakan populasi yang terus berkembang di Texas, diperkirakan mencapai lebih dari 313.000 jiwa pada tahun 2025.
Baca Juga : Aparat Ringkus Anggota ISIS di Taourirt: Bahan Kimia Pembuatan Peledak Ditemukan
Para pengamat menilai kebijakan terbaru Abbott ini semakin mempertegas sikap kerasnya terhadap kelompok yang dianggapnya oposisi, termasuk kelompok pro-Palestina. Sebelumnya, Abbott juga secara terbuka menyebut demonstrasi mahasiswa yang mendukung Palestina sebagai tindakan yang berbau antisemitisme.
Keputusan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh Abbott. Pada tahun 2024, ia pernah membuat penetapan serupa dengan menetapkan geng kriminal Tren de Aragua sebagai organisasi teroris internasional.
Penetapan tersebut kemudian dipertegas dan diadopsi kembali oleh Presiden Donald Trump pada level federal pada tahun 2025.
Sebagai bagian dari sikapnya yang keras, Abbott juga telah menandatangani undang-undang negara bagian yang secara spesifik melarang proyek perumahan untuk dijalankan sebagai kompleks eksklusif yang didasarkan pada hukum syariah.
(*/Nusantaraterkini.co)
