12 Narapidana Teroris Lapas Cipinang Tegaskan Setia Kepada NKRI
Ini adalah langkah nyata dalam membangun reintegrasi sosial yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sebanyak 12 narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang menegaskan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui ikrar yang khidmat, Rabu (18/12/2024).
Prosesi ini merupakan bagian dari program deradikalisasi yang dirancang untuk mereintegrasi para narapidana ke dalam masyarakat dengan semangat kebangsaan yang kokoh.
Dalam momen penuh makna itu, para napiter melakukan penghormatan dan mencium bendera Merah Putih sebagai simbol pengabdian. Mereka juga menandatangani ikrar setia kepada NKRI di hadapan Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Ditjen Pemasyarakatan Erwedi Supriyatno, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta R. Andika Dwi Prasetya, Plh Kepala Lapas Kelas I Cipinang Fonika Affandi, serta perwakilan dari BNPT, Densus 88, Kementerian Agama, Yayasan Ruang Damai, dan lainnya.
Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Ditjen Pemasyarakatan, Erwedi Supriyatno, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan program ini. Menurutnya, keberhasilan deradikalisasi ini tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi berbagai pihak.
"Terima kasih kepada BNPT, Densus 88, Kemenag, Yayasan Ruang Damai, dan stakeholder lainnya yang terus mendukung upaya kami. Ini adalah langkah nyata dalam membangun reintegrasi sosial yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan," ujarnya penuh optimisme.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, R. Andika Dwi Prasetya menekankan pentingnya makna dari ikrar ini bagi perjalanan hidup para napiter.
“Ikrar ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi cerminan dari tekad yang tulus untuk meninggalkan masa lalu kelam dan memulai langkah baru. Ini adalah simbol perubahan dan komitmen untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi keutuhan NKRI,” tegasnya.
Sementara itu, Plh. Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Fonika Affandi, mengungkapkan kebanggaannya. Dia menyatakan ini adalah bukti bahwa pembinaan intensif dan berkelanjutan dapat membuahkan hasil yang positif.
"Kami berharap para napiter yang telah berikrar ini dapat membawa dampak baik bagi diri mereka dan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana,” ujarnya.
Salah satu napiter menyampaikan perasaannya dengan penuh rasa syukur.
"Program ini membuka mata saya untuk melihat kehidupan dengan perspektif yang lebih baik. Saya bertekad memperbaiki diri, kembali ke masyarakat, dan menjadi individu yang bermanfaat. Saya ingin menunjukkan bahwa perubahan itu mungkin,” ungkap salah satu napiter tersebut.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALMendag Budi Santoso Lantik 19 Pejabat Kemendag, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya
hendra·3 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTawuran Maut di Kebon Jeruk Tewaskan Satu Orang, Polisi Tangkap 19 Pelaku dan Buru Penyiram Air Keras
hendra·30 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALLecehkan 9 Siswi, Guru Agama di Sekolah Namorambe Deliserdang Ditangkap
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKapolda Metro Jaya Pantau Demo 28 Oktober, Gas Air Mata dan Water Cannon Dikerahkan di Sekitar KPU
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALSopir Dump Truck di Aceh Ditangkap Usai Diduga Jual 300 Liter Solar Subsidi, Terancam Denda Rp60 Miliar
hendra·1 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALTrump Ungkap Putin dan Zelensky Segera Bertemu, Upaya Akhiri Perang Rusia-Ukraina Kembali Bergulir
hendra·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALEks Ketua Golkar Tanjungbalai Divonis 10 Tahun Penjara Terkait TPPU Narkoba Rp35 Miliar
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSPemuda Pancasila Sumut Targetkan Tanam 100.000 Pohon, Pertumbuhan Dipantau Tiap Enam Bulan
hendra·2 jam yang lalu -
SUMSELKarhutla Sumsel Mereda, Titik Hotspot Turun Drastis Tersisa 107 Titik
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan