Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gubernur Jatim Temui Kemenkes Budi: Tiga Program Penting RSP-PU di Pemprov Jatim

Editor:  hendra
Reporter: IDRUS
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa. (Foto: istimewa).

nusantaraterkini.co, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jatim seriusi program rencana RSUD Dr. Soetomo di Surabaya dan RSUD Dr Saiful Anwar di Malang sebagai Rumah Sakit Pendidikan dan Penyelenggara Utama (RSP-PU) atau Hospital Based_ bagi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Bedah Saraf dan Prodi Radiologi dengan bertemu langsung Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma, Kantor Kementerian Kesehatan RI di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa mengatakan bahwa program RSP-PU tersebut merupakan visi dari presiden RI. Pemerataan layanan kesehatan penting mulai dari dokter umum hingga spesialis, yang hingga saat ini terkesan mahal.

"Insyallah, ini menjadi momen penting kita untuk berbenah. Serta kedepan kita juga akan lakukan perbaikan tata kelola rumah sakit yang bukan hanya tentang pendidikan kedokteran," katanya, Senin (14/4/2025).

Baca Juga : Dapatkan Dukungan Parpol, Khofifah-Emil Pastikan akan Mendaftar di 28 Agustus Medatang

Merespon kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan secara khusus terdapat tiga hal penting dalam pelaksanaan Program RSP-PU di Pemprov Jatim.

Pertama, kaitan peningkatan standarisasi Rumah Sakit yang mengacu pada Accreditation Council for Graduate Medical Education (ACGMA). 

Lalu kedua, agar pada program RSP-PU di Jatim nantinya disediakan afirmasi untuk daerah timur dan tertinggal Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan (DTPK), yakni luar Pulau Jawa. Bukan hanya wilayah pelosok Jatim, tetapi juga wilayah Timur Indonesia. 

Baca Juga : PKB Usulkan Gus Halim Maju Lawan Khofifah di Pilkada Jatim

Lalu yang ketiga, penyetaraan standarisasi yang dilakukan oleh Kemenkes RI bagi Rumah Sakit yang nantinya ditunjuk sebagai penyelenggara RSP-PU. 

"Standarisasi ini telah berjalan di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Singapura. Jadi akan sangat bagus jika kita melakukan hal yang sama," singkat Menkes Budi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Sekjen Kemenkes RI Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Dirjen Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI dr. Yuli Farianti, Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI dr. Azhar Jaya, Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih.

Juga ada Ketua Konsil Kesehatan Indonesia drg. Arianti Anaya, Ketua Kolegium Bedah Saraf Prof. Dr. dr. Asra Al Fauzi, Dirut RSUD Dr. Soetomo Surabaya Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Direktur RSSA Malan Dr. dr. Moch. Bachtiar Budianto, serta jajaran Direktur Kemenkes RI.

(Idrus/nusantaraterkini.co).