Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Debat Cawapres, Gibran Sentil Muhaimin Iskandar soal Rencana Pembangunan 40 Kota Setara Jakarta

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Nanda/Nusantaraterkini.co

NUSANTARATERKINI.CO, JAKARTA - Calon Wakil Presiden dari nomor 2, Gibran Raka Bumingraka menyentil pernyataan dari Muhaimin Iskandar soal pembangunan 40 kota setara dengan Ibu Kota Jakarta.

Di mana Muhaimin berencana akan ia memiliki satu tekad bahwa di dalam pemerintahan yang akan datang minimal harus dibangun 40 Kota Baru yang selevel dengan Jakarta dengan kemampuan menampung jumlah penduduk memberikan sarana dan prasarana yang memadai.

Baca Juga : Novri Susan Buka Makna Dibalik Bahasa Mahfud MD dengan Ilmu Sosiologi

Sekaligus kemampuan untuk terjaganya lingkungan yang memungkinkan untuk sehat termasuk kehidupan yang memberikan kenyamanan bagi seluruh penduduknya di mana perumahan tidak terlampau jauh dari pusat-pusat pekerjaan di mana akses pendidikan bisa sampai pada yang dibutuhkan sementara fiskal.

"Kita harus pandai-pandai mengambil prioritas sekali lagi. Kita bukan setuju atau tidak setuju yang paling penting adalah prioritas ke pemerataan dan keadilan, karena apa kota-kota ini dalam waktu singkat bisa kita sulap menjadi lebih baik karena apa fiskal yang kita sediakan di masing-masing perkotaan terakhir bahwa perkotaan membutuhkan pendanaan. Kita harus libatkan investasi swasta," bebernya.

Mendengar program Muhaimin, Gibran menyebut aneh.

Baca Juga : Bela Gibran di Debat Cawapres, Grace Sentil Perilaku Anies dan Ganjar ke Prabowo

"Ya pengen membangun kota selevel Jakarta tapi enggak setuju sama IKN tapi ya Monggo lah ya enggak apa-apa. Yang jelas untuk permasalahan perkotaan kita harus menggarap transportasi umumnya. Kita pastikan transportasi umum ini Aman nyaman terutama bagi kaum disabilitas lansia dan anak-anak. Lalu kita pastikan transportasi umum ada digitalisasinya sekarang kan sudah ada teman bus nah ini harus kita replikasi di beberapa kota juga," jelasnya saat menanggapi debat capres di KPU RI.

"Lalu untuk mungkin di level-level kota kecil kita pakai skema bahan dasar service sehingga masyarakat bisa mencoba menggunakan transportasi umum secara gratis lalu untuk masalah umum nah ini perlu kolaborasi PSPS dari kementerian pupr rtlh dari Pemda dan juga CSR," sambungnya.

Seperti mana diketahui, KPU RI melaksanakan debat kedua yang dikhususkan kepada calon wakil Presiden.

Baca Juga : Jokowi-Gibran Berencana Melayat ke Keraton Surakarta, Bisa Lengser

(Aufa/nusantaraterkini.co)