nusantaraterkini.co, NTB - Anggota TNI menggerebek salah satu tambak di Desa Penapali, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penggerebekan ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga terkait dugaan adanya peredaran sabu di lokasi tersebut.
Dandim 1608/Bima, Letkol Inf. Andi Lulianto langsung memerintahkan Danramil 1608-04/Woha Kapten Cba. Iwan Susanto dan Pasi Intel Kapten Inf. Bambang Herwanto untuk menindaklanjuti laporan warga itu.
Baca Juga : 18 Kg Sabu di Aceh Gagal Edar, Polisi Ringkus Satu Pelaku
Tim lalu bergerak ke lokasi. Dari penggerebekan itu, tak kurang dari 3 pelaku ditangkap. Ketiga pelaku berinisial S (26), I (23), dan M (25), yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Woha.
Dari tangan para tersangka, diamankan 32 paket sabu dengan total berat 38,68 gram, tiga unit handphone, lima dompet, beberapa tas berisi alat penggunaan sabu, uang tunai, serta berbagai barang bukti lainnya seperti alat isap, timbangan elektrik, alat suntik, dan senjata tajam berupa pipa kaca serta gunting kecil.
"Pemberantasan narkoba menjadi tanggung jawab moral kita bersama. Kodim 1608/Bima akan terus mendukung upaya menjaga generasi muda dari bahaya narkotika. Kami mengapresiasi keberanian warga dalam melaporkan aktivitas ilegal ini dan akan terus merespons cepat setiap laporan dari masyarakat,” kata Andi dalam keterangannya dikutip kumparan, Minggu (4/5/2025).
Baca Juga : Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu di Kaltim: Dua Tersangka Diringkus
Para tersangka beserta barang bukti telah diserahkan ke Polres Bima untuk proses hukum lebih lanjut. Ketua RT/RW setempat yang turut menyaksikan langsung penggerebekan mengapresiasi gerak cepat TNI.
"Kami sangat berterima kasih atas tindakan cepat dan tegas dari TNI. Aktivitas peredaran narkoba di daerah ini sudah sangat meresahkan warga. Kami berharap tindakan ini menjadi efek jera,” ujar Ketua RT/RW Dusun Pali.
TNI menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat, bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa untuk memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.
(Dra/nusantaraterkini.co).
