Usman Husin: Jangan Sampai Warga Miskin Tak Terima Bantuan Pangan Akibat Data Tak Akurat
Evaluasi data bansos, Usman Husin minta pemerintah pastikan bantuan pangan tepat sasaran hingga ke pelosok
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR, Usman Husin, mendukung pelaksanaan program Bantuan Pangan Nasional yang akan digelontorkan pemerintah selama tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember 2026.
Menurutnya, bantuan pangan harus terus dilaksanakan secara berkala untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok.
Usman menilai, bantuan pangan merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok ekonomi bawah yang masih membutuhkan dukungan pemerintah.
Ia menegaskan, bantuan pangan seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1, 2, dan 3, serta paling tinggi desil 4, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah.
Namun, menurut Usman, persoalan utama yang masih terjadi di lapangan adalah ketidakakuratan data desil yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial.
“Persoalan yang harus menjadi perhatian serius adalah data desil yang belum akurat. Masih ada masyarakat yang benar-benar tidak mampu, tetapi justru masuk desil 7 atau 8, bahkan desil 9. Sebaliknya, ada masyarakat yang tergolong mampu justru masuk desil 3 atau 4,” ujarnya kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (9/10/2026)
Menurutnya, ketidakakuratan data tersebut berpotensi menyebabkan bantuan pangan tidak diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, pemerintah perlu melakukan pembenahan dan pemutakhiran data secara menyeluruh agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.
Usman meminta pemerintah, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Dinas Sosial di berbagai daerah untuk memperkuat koordinasi dalam melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan.
Ia menekankan, pendataan tidak boleh hanya mengandalkan data administratif, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya di lapangan.
“Pemerintah, BPS, dan Dinas Sosial harus memastikan data penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat. Jangan sampai warga yang seharusnya berhak menerima bantuan justru terlewat, sementara masyarakat yang lebih mampu malah tercatat sebagai penerima,” tegasnya.
Selain persoalan data, Usman juga mengingatkan agar distribusi Bantuan Pangan Nasional menjangkau masyarakat hingga ke pelosok pedesaan. Pemerataan penyaluran harus menjadi perhatian agar warga di wilayah terpencil tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh bantuan.
Menurutnya, program bantuan pangan tidak cukup hanya dengan mengalokasikan anggaran dan menetapkan jadwal penyaluran. Pemerintah juga harus memastikan bantuan benar-benar sampai kepada keluarga yang membutuhkan tanpa terkendala persoalan pendataan maupun distribusi.
Usman berharap penyaluran bantuan pangan selama Oktober hingga Desember 2026 dapat berjalan optimal, disertai perbaikan data penerima dan pengawasan yang lebih ketat.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIRupiah Kian Tertekan, Pekan Depan Berpotensi Tembus Rp18.000 per Dolar AS
hendra·10 menit yang lalu -
POLITIKPutusan MK soal Gibran, Pengamat: Harapan Politik Jokowi Bisa Bertumpu ke Kaesang
Rozie Winata·39 menit yang lalu -
POLITIKEka Widodo Usulkan Pansus DPR Usut Polemik Ijazah Gibran Pasca-Putusan MK
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWAHNSI Sumut Desak Usut Tuntas Kasus Kapal Asing Tabrak Nelayan di Selat Malaka
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMSELAtasi Karhutla, Sumsel Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Picu Hujan di Titik Rawan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
PERISTIWA13 Jam Terombang-ambing, Empat Nelayan asal Belawan jadi Korban Tabrak Lari Kapal Tuna Taiwan di Selat Malaka
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALUsman Husin: Jangan Sampai Warga Miskin Tak Terima Bantuan Pangan Akibat Data Tak Akurat
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMUTSoal Kabut Asap, Gubernur Sumsel Sebut Masih Bergantung pada Alam
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKMenyongsong Pemilu 2029, KPP DEM Dorong Wartawan Kuasai Regulasi Kepemiluan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIKomite III DPD Desak Audit Tenaga Kerja Papua di Proyek Migas
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan