Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Empat Pulau Kembali ke Pangkuan Aceh, Muzakir Manaf: Kami Kelola untuk Kepentingan Rakyat Aceh

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Aceh Muzakir Manaf. (Foto: dok Instagram Muzakir Manaf)

Nusantaraterkini.co, BANDA ACEH - Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyatakan, potensi kandungan minyak dan gas (Migas) di Pulau Panjang, Pulau Lipan, Mangkir Gadang dan Mangkir Ketek akan dikelola secara serius dan mandiri oleh Pemerintah Provinsi Aceh.

Hal ini ditegaskannya usai keempat pulau tersebut kembali ke pangkuan Aceh usai sempat dipindah ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Mulai dari migas, rumput, hingga kelapa, semua akan kami kelola untuk kepentingan rakyat Aceh,” katanya dikutip dari RMOL, Kamis (19/6/2025).

BACA JUGA: Apresiasi Presiden Kembalikan 4 Pulau Ke Wilayah Aceh, DPD Dorong Optimalisasi Potensi Wisata

Menurut Mualem, panggilan Muzakir Manaf, pengelolaan wilayah perbatasan yang memiliki kekayaan alam melimpah itu harus dilakukan secara profesional dan terbuka.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan tidak diserahkan sembarangan, mengingat tingginya minat berbagai pihak terhadap pulau-pulau tersebut.

“Pulau-pulau itu sekarang banyak peminatnya, terutama dari Timur Tengah. Tapi itu hak kita, kita yang harus kelola. Jangan sampai salah urus,” tegasnya.

BACA JUGA: Ketua DPRD Sumut Ubah Sikap usai Presiden Putuskan 4 Pulau Milik Aceh

Mualem mengatakan, selama ini banyak masyarakat belum menyadari besarnya potensi sumber daya alam di kawasan tersebut.

Kini, setelah statusnya kembali secara resmi ke Aceh, fokus akan diarahkan pada pemanfaatan dan pengelolaan berkelanjutan.

“Semuanya itu milik kita, sudah hak kita. Jangan ada lagi dakwa-dakwa. Sekarang saatnya fokus ke pengelolaan,” pungkasnya.

(*/Nusantaraterkini.co)