Nusantaraterkini.co, Medan - Kasus pencurian sepeda motor atau curanmor di Kotak Medan tak henti-hentinya terjadi.
Kriminal di Kota Medan terkesan masih tinggi meski pihak kepolisian berpulang menangkap para pelaku dan melaksanakan patroli.
BACA JUGA: Pastikan Bersih dari Peredaran Narkoba, Lapas 1 Medan Kembali Razia Blok Hunian untuk ke-3 Kalinya
Seperti yang dialami Islah, ia menjadi korban pencurian sepeda motor di kediamannya di Jalan Tani Asli Gang M. Samin, Desa Tanjung Gusta, pada Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.
Aksi pelaku terjadi saat dirinya sedang tidur terlelap.
Ia mengatakan sepeda motor tersebut hilang ketika ibunya membangunkannya.
"Awalnya kita tidak tahu dan biasa saja, namun ketika ibu saya hendak shalat subuh pada pukul 05.00 WIB, dia membangunkan saya, dimana sepeda motor nya, dan saya merasa ya disitu saja namun ketika saya cek ternyata memang hilang," ucapnya saat ditemui di TKP Jalan Tani Asli Gang M. Samin, Desa Tanjung Gusta, pada Jumat (25/4/2025) pukul 14.30 WIB.
Aksi pelaku curanmor berhasil terekam oleh Cctv. Di mana pelaku berjumlah dua orang.
Aksi pelaku bermula dua pria berkendara dengan satu sepeda motor, mendatangi rumah korban sekitar pukul 04.00 WIB.
Mereka menghancurkan gembok pagar rumah korban, dan terlihat kawanan curanmor menunggu diluar, dan satunya lagi langsung mengambil dan mematahkan stang sepeda motor.
Dan setelah dikeluarkan, mereka pun membawa motor dengan cara didorong oleh kawanan curanmor tersebut.
Satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nopol BK 3427 ALD pun langsung hilang.
Islah menuturkan, pelaku merusak pagar rumah dan menghancurkan gembok namun tidak ada suara.
"Mereka masuk tidak ada suara terdengar sama sekali ya memang juga dalam keadaan tidur juga terlelap ya, dan posisi juga gembok sudah hancur dibuat mereka tapi memang tidak ada suara sama sekali mereka juga cepat melakukan aksinya, dan padahal saya juga saya tutup-tutupin dengan memakai steling jualan agar tidak terlihat sekali dan motornya juga memakai kunci remot, namun ya memang sudah takdir mau bagaimana," jelasnya.
BACA JUGA: Diguyur Hujan Deras, Dahan Pohon di Jalan Listrik Medan Patah, Hambat Lalulintas
Islah mengatakan sudah mendatangi Polsek Medan Sunggal, dan masih menunggu prosesnya.
"Saya juga sudah mendatangi pihak Polsek untuk membantu dan mereka juga sudah merespon saya untuk menunggu kepolisian untuk cek TKP langsung," pungkasnya.
(Cw2/Nusantaraterkini.co)
