DPR Soroti Dugaan Pasien BPJS Ditolak RSUD Cilegon, Irma Desak Menkes Beri Sanksi
DPR menyoroti dugaan penolakan pasien BPJS di RSUD Cilegon. Irma Suryani meminta Menkes memberi sanksi jika rumah sakit terbukti melanggar.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Dugaan penolakan pasien peserta BPJS Kesehatan di RSUD Kota Cilegon menuai sorotan DPR. Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien BPJS Kesehatan dan meminta Menteri Kesehatan memberikan sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran.
Menurut Irma, rumah sakit memiliki kewajiban memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sementara pembiayaan pasien BPJS telah memiliki skema melalui program JKN.
“Dan sudah ada anggarannya yang diberikan melalui BPJS kepada rumah sakit, kenapa harus ditolak?” kata Irma Suryani, Rabu (2/9/2026).
Politisi Partai NasDem itu meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan rumah sakit yang diduga menolak pasien kesehatan" class="article-tag-link" rel="tag">BPJS Kesehatan.
Irma menegaskan, laporan tersebut dapat disampaikan kepada kesehatan" class="article-tag-link" rel="tag">Menteri Kesehatan agar rumah sakit yang terbukti melakukan pelanggaran diberikan sanksi tegas.
“Tentu Komisi IX DPR akan melaporkan ke Menteri Kesehatan untuk diberikan sanksi yang tegas kepada rumah sakit tersebut,” tegas legislator dari daerah pemilihan Sumatera Selatan itu.
Sebelumnya, dugaan penolakan terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan yang hendak menjalani operasi benjolan di bagian leher di RSUD Kota Cilegon menuai sorotan publik.
Kasus tersebut semakin ramai setelah informasi mengenai dugaan penolakan pasien beredar di media sosial.
Sejumlah warganet yang mengaku pernah mendapatkan pelayanan di RSUD Kota Cilegon turut menyampaikan pengalaman mereka melalui kolom komentar akun TikTok media pada Rabu (12/8/2026).
Salah satunya akun @Evaaa. Ia mengaku mengalami trauma setelah anak pertamanya meninggal dunia di IGD rumah sakit tersebut.
“Saya trauma sama RS ini dimana anak pertama saya meninggal di RS ini di UGD dan pelayanannya sangat buruk,” tulisnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·55 menit yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·8 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·9 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·9 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·10 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·11 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Meningkat di Indonesia, Kenali Gejala, Cara Penularan dan Pencegahannya
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan