Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dosen di Mataram Diduga Lecehkan Belasan Mahasiswa: Modus Spiritual

Seorang dosen di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga melecehkan belasan mahasiswanya.

Bagikan:
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat. (Foto: radar lombok).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat. (Foto: radar lombok).
A A

nusantaraterkini.co,  - Seorang , Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga

Dalam menjalankan aksi, dengan sebutan "zikir zakar".

Setidaknya ada 1 mahasiswa yang melapor ke polisi atas dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada September lalu. Mahasiswa tersebut baru dua pekan berkenalan dengan terduga pelaku.

"Dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi pada September lalu di sekretariat organisasi yang diikuti pelaku, di wilayah Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat," kata Direskrimum , Kombes Syarif Hidayat, Senin (30/12/2024).

Syarif mengatakan, kalau korban menganggap pelaku memiliki kekuatan spiritual. "Korban menganggap pelaku memiliki kekuatan spiritual, pelaku disegani. Terkait modus 'zikir zakar' yang dilakukan pelaku, masih didalami," ujar Syarif.

Atas kasus dan laporan tersebut, Syarif meminta kepada para pihak yang merasa pernah menjadi korban untuk melaporkan kejadian tersebut ke " class="article-tag-link" rel="tag">Polda NTB.

Sementara itu, Anggota Koalisi Stop Kekerasan Seksual , Joko Jumadi, mengatakan sedikitnya 15 orang yang telah terverifikasi oleh pihaknya.

Menurut Joko, pelaku adalah dosen yang mengajar konsentrasi keagamaan dan berjanji memberikan ilmu kepada korbannya.

"Jadi pelaku ini janji memberikan ilmu kepada korban. Untuk menerima ilmu itu, syaratnya dibersihkan kemaluan korban. Ya, memegang-megang kemaluan korban," tutup Joko.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait