Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Diterima Mabes Polri, PPMSU Desak Kasus Kematian Winda Lorenza Dibuka Terang: Kawal Kasus hingga Terduga Pelaku Dipenjara

PPMSU mendatangi Mabes Polri dan mendesak kasus kematian Winda Lorenza diusut tuntas, termasuk dugaan pembunuhan berencana dan TPPO.

Persatuan Pemuda Mahasiswa Sumatera Utara (PPMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan kejanggalan dalam kasus kematian Winda Lorenza. (Foto: istimewa)
Persatuan Pemuda Mahasiswa Sumatera Utara (PPMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan kejanggalan dalam kasus kematian Winda Lorenza. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Persatuan Pemuda Mahasiswa () menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan kejanggalan dalam .

Winda Lorenza disebut merupakan mantan istri seorang oknum anggota Polsek Sunggal. Dalam aksinya, PPMSU meminta aparat penegak menindaklanjuti dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus tersebut, termasuk dugaan berencana dan tindak pidana perdagangan orang ().

Puluhan massa PPMSU diterima oleh perwakilan . Dalam audiensi tersebut, pihak kepolisian menerima berkas laporan beserta sejumlah tuntutan yang disampaikan massa aksi.

menyebut berkomitmen meneruskan informasi dan temuan yang disampaikan kepada pimpinan serta divisi terkait untuk ditindaklanjuti. Di antaranya Bareskrim dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.

Persatuan Pemuda Mahasiswa Sumatera Utara (PPMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan kejanggalan dalam kasus kematian Winda Lorenza. (Foto: istimewa)

Koordinator aksi PPMSU Oza Hasibuan mengatakan, diterimanya aspirasi tersebut merupakan langkah awal yang positif. Namun, menurut dia, tindak lanjut konkret dari aparat menjadi hal yang paling penting.

"Alhamdulillah, aspirasi kami diterima. Selanjutnya kami akan kawal kasus ini sampai tuntas, sampai tersangka dipenjarakan," ujar Oza dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9/2026).

PPMSU kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan. Salah satunya meminta mengambil alih penanganan perkara dari tingkat daerah agar proses hukum berjalan secara independen dan terhindar dari potensi intervensi.

Massa juga mendesak aparat memproses pihak yang mereka sebut sebagai terduga pelaku utama. Selain proses pidana, PPMSU meminta adanya tindakan etik apabila yang bersangkutan terbukti melanggar aturan sebagai anggota Polri.

Selain itu, PPMSU meminta penyelidikan terhadap dugaan yang mereka nilai berkaitan dengan perkara tersebut dilakukan secara transparan.

"Kami mengapresiasi iktikad baik perwakilan Mabes Polri yang telah menemui dan menerima tuntutan kami hari ini. Namun, kami tegaskan bahwa aksi ini bukan akhir. PPMSU akan terus mengawal janji dan proses di Mabes Polri, , serta sampai terduga pelaku benar-benar diproses hukum dan keadilan bagi almarhumah Winda Lorenza terwujud secara terang benderang," ujar Oza di depan Mabes Polri.

Usai menyampaikan aspirasi di Mabes Polri, massa PPMSU melanjutkan aksi ke kantor RI.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong adanya pengawasan independen terhadap penanganan kasus serta meminta penelusuran terhadap dugaan transaksi keuangan yang dinilai berkaitan dengan perkara kematian .

PPMSU memastikan akan terus mengawal perkembangan penanganan perkara tersebut dan meminta aparat mengusut seluruh dugaan pelanggaran berdasarkan bukti serta ketentuan hukum yang berlaku.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru