Disebut Jadi Markas “Bos-Bos”, Rumah Eks Tempat Latihan Satpam di Medan Digeledah KPK
Sebuah rumah di Jalan Busi, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara, digeledah petugas yang diduga dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),
nusantaraterkini.co, MEDAN — Sebuah rumah di Jalan Busi, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara, digeledah petugas yang diduga dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (1/7/2025) malam.
Warga menyebut rumah itu sebelumnya dikenal sebagai tempat pelatihan dasar satpam, namun belakangan justru disebut-sebut sebagai tempat “kumpulnya bos-bos”.
“Awalnya tempat pendidikan dasar satpam. Tapi sekarang katanya tempat kumpul bos-bos. Kami sempat curiga juga, takutnya tempat narkoba atau gimana,” ujar Ginting, warga setempat.
Baca Juga : Usai Topan Ginting jadi Tersangka, KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Sumut
Rumah itu tampak tertutup dan jarang terlihat aktivitas mencolok, namun warga menyebut penghuninya belakangan ini memiliki hubungan dengan oknum dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumatera Utara.
“Tahu-tahu aja ada yang bilang itu tempat orang PUPR. Tapi kami enggak tahu pasti,” ujarnya.
Amatan Nusantaraterkini.co, rumah tersebut dibuat beton dan tembok luarnya berwarna putih. Saat ini, pihak penyidik KPK masih berada dalam ruangan.
Sementara di luar rumah tersebut dilakukan penjagaan oleh sejumlah pria berseragam lengkap dengan senjata laras panjang.
Baca Juga : Menteri PU Nonaktifkan Tiga Pejabat BBPJN Sumut Buntut OTT KPK
Sebelumnya, KPK menggeledah kantor dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Sakti Lubis, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, pada Selasa siang.
Dari informasi yang dihimpun, KPK tiba dilokasi sekitar pukul 13.30 WIB. Di lokasi saat itu, sejumlah pria juga tampak mengenakan seragam lengkap dengan persenjataan tampak berjaga dipintu masuk.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait penggeledahan tersebut. Namun, aktivitas di rumah itu disebut-sebut berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat di Sumut.
(Cw7/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·24 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan