Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Dibangun H-3, TPS di Bima NTB Ambruk Dihantam Angin Kencang

Bangunan tenda tempat pemungutan suara (TPS) 6 di Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ambruk setelah dihantam angin

Bagikan:
Tampak tenda TPS ambruk dihantam angin kencang di Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Senin (12/2/2024).(Kompas.com/ Doc. Dewi Adeliya )
Tampak tenda TPS ambruk dihantam angin kencang di Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Senin (12/2/2024).(Kompas.com/ Doc. Dewi Adeliya )
A A

Nusantaraterkini.co, - Bangunan tenda tempat pemungutan suara () 6 di Desa Maria, Kecamatan Wawo, Kabupaten , Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah , Senin (12/2/2024) sekitar pukul 16.00 Wita.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 6 Desa Maria, Dewi Adeliya mengungkapkan, tersebut dibangun H-3 pencoblosan, tepatnya pada Minggu (11/2/2024).

TPS itu sengaja dibangun H-3 untuk mengantisipasi kondisi tanahnya becek akibat diguyur hujan, pun tenda sengaja disewa lebih awal karena khawatir tak kebagian akibat banyak yang membutuhkannya.

"Selain itu pertimbangan kita juga H-1 nanti kita banyak kesibukan, sehingga bangun tendanya lebih awal," kata Dewi saat dihubungi, dikutip Kompas.com, Senin malam.

Menurutnya, saat kejadian, hujan lebat yang disertai melanda sebagian besar wilayah Kecamatan Wawo. Hal itu kemudian membuat bangunan tenda hingga besi rangkanya patah dan terpal rusak parah. Saat ini tenda TPS tersebut sudah dibongkar oleh pemiliknya.

"Belum tahu kapan mau diperbaiki, tapi besok kita akan ketemu dengan pemilik terop," ujarnya.

Ambruknya TPS akibat hantaman angin kencang sore tadi, lanjut dia, tidak akan mengubah titik tempat pungut hitung pada Rabu 14 Februari mendatang.

Hanya saja, TPS baru nanti akan dibangun dengan memanfaatkan bambu yang ada untuk meminimalisasi kerugian jika terjadi peristiwa serupa saat pencoblosan.

"Lokasinya tetap di situ tapi kita pakai bambu, terop itu sudah tidak bisa dipakai karena banyak yang rusak," kata Dewi Adeliya. (rsy/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait