Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Detik-detik Polisi Gerebek Rumah Bandar Sabu di Kampung Karo Pematangsiantar

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Detik-detik Polisi Gerebek Rumah Bandar Sabu di Kampung Karo Pematangsiantar

Nusantaraterkini.co, Medan - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara menggerebek dan menangkap satu orang terduga pengedar sabu di Kota Pematang Siantar, Kamis (10/4/2025) lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Calvijn Simanjuntak, mengatakan penggerebekan dan penangkapan ini merupakan jawaban atas informasi yang disampaikan warga terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

BACA JUGA: Ditjenpas Sumut Bersama TNI-Polri Razia Rutan Kelas I Medan, Handphone hingga Pisau Diamankan

"Penangakapan ini merupakan jawaban kami kepada masyarakat, dan tersangka sudah ditangkap,"ujarnya.

Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Melanthon Siregar Gang Mulia Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan.

Pelaku yang diamankan adalah EPN (31), warga Jalan Makmur Bawah No. 170-B, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur.

Saat ditangkap, lanjutnya, pelaku tak berkutik ketika petugas menyita sejumlah sabu beserta timbangan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, EPN diketahui menggunakan metode sistem tempel, yakni menyimpan sabu dalam kemasan untuk kemudian ditaruh di lokasi tertentu yang telah disepakati dengan pembeli.

"Metode ini kerap digunakan untuk menghindari transaksi langsung guna mengelabui aparat penegak hukum,"ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui menjalankan modus penjualan sabu dari dalam rumahnya.

Ia menerima uang dari pembeli melalui jendela depan rumah yang dipasang terali besi.

Setelah pembayaran diterima, pembeli diminta duduk di kursi yang telah disediakan tepat di depan jendela, sementara pintu rumah dalam keadaan tertutup dan terkunci rapat.

Transaksi berlangsung tanpa kontak langsung, sebagai upaya menyamarkan aktivitas ilegal tersebut.

Dalam pemeriksaan awal EPN mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang berinisial "P".

Menindaklanjuti pengakuan tersebut, tim segera melakukan pengembangan ke lokasi yang dimaksud.

Namun saat tiba di tempat, target telah melarikan diri dan tidak ditemukan di lokasi.

Saat ini, Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut dan sedang memburu "P".

Kombes Pol Calvijn Simanjuntak, menyampaikan bahwa penangkapan ini adalah bagian dari upaya intensif pemberantasan jaringan peredaran narkoba di Sumatera Utara.

"Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk peredaran gelap narkotika, terutama di wilayah-wilayah yang rawan seperti Siantar. Kami juga terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas," ujar Kombes Calvijn.

Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait narkotika di lingkungan sekitar.

BACA JUGA: Libur Panjang, Taman Beringin Menjadi Sasaran Warga Kota Medan untuk Rekreasi

"Partisipasi masyarakat sangat penting. Jika melihat atau mendengar aktivitas mencurigakan, segera laporkan. Penindakan narkoba adalah tanggung jawab bersama," tambahnya.

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(mft/Nusantaraterkini.co)