Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Chery Rakit Omoda 5 EV di Indonesia Mulai Desember 2023

Editor:  Redaksi2
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Natasha Wilona di Chery Omoda 5 EV(dok.CSI).

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Merek asal China, Chery, mengumumkan akan mulai produksi perakitan Chery Omoda 5 EV di pabrik completely knocked down (CKD) Chery di Indonesia pada bulan Desember 2023.

Qu Jizong, Executive Vice President PT Chery Sales Indonesia, mengatakan, Chery siap meramaikan pasar mobil listrik di Indonesia dan segera memperkenalkan produk kendaraan listriknya.

Chery Omoda 5 EV melakukan debut di Indonesia pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Tak hanya sekadar dipamerkan, tapi langsung buka keran pemesanan.

Baca Juga : Hingga Oktober 2025, 82 Ribu Unit Mobil Merek China Terjual di Pasar Indonesia

Kesiapan produksi itu disampaikan Qu Jizong, kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Deputi Menteri Ali Murtopo, dan Staf Ahli Menteri Putu Suryawan pada 27 November lalu.

“Kesiapan produksi perdana Chery Omoda 5 EV ini kami sampaikan secara langsung kepada pemerintah sebagai bentuk update dari komitmen kami untuk mendukung perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia,”ujar Qu Jizong dalam keterangan resmi, Kamis (30/11/2023).

Dengan kesiapan produksi ini, artinya Chery Sales Indonesia juga sudah siap untuk memenuhi jumlah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai aturan pemerintah.

Baca Juga : Siap Bersaing dengan Jepang, China Jadikan Indonesia Negara Pertama Pasarkan Mobil Setir Kanan

Untuk itu, kata Qu Jizong, pihaknya akan bekerja sama dengan beberapa mitra lokal yang berkompeten untuk memproduksi berbagai macam komponen kendaraan listrik di Indonesia.

Kemitraan ini juga merupakan cara Chery untuk mendukung perekonomian dalam negeri pada sektor otomotif.

“Kami percaya bahwa dengan berinvestasi pada teknologi kendaraan listrik dengan lokalisasi komponen, Chery dapat berkontribusi dalam membentuk masa depan industri otomotif di Indonesia,” kata Qu Jizong. (rsy/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Akses 5 Desa Terputus Gegara Jembatan Gantung di Desa Sungai Sintang Roboh, Rakit Jadi Alternatif Transportasi

Sumber : Kompas.com