Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bursa Asia Bergerak Mixed dengan Mayoritas Indeks Naik Setelah Wall Street Cetak Rekor Tertingginya

Bursa Asia bergerak variasi dengan mayoritas indeks naik setelah saham Wall Street mencetak rekor tertingginya. Komentar bullish Jerome Powell menduku

Bagikan:
Pada perdagangan Kamis (5/12/2024) pagi Bursa Asia bergerak variasi (mixed) dengan mayoritas indeks naik di pasar spot.
Pada perdagangan Kamis (5/12/2024) pagi Bursa Asia bergerak variasi (mixed) dengan mayoritas indeks naik di pasar spot.
A A

Nusantaraterkini.co, Jakarta - Pada perdagangan Kamis (5/12/2024) pagi bergerak variasi () dengan mayoritas indeks naik di pasar spot. 

Diperdagangan pada pukul 08.20 WIB, indeks Nikkei 225 naik 179,97 poin atau 0,46% ke 39.455,41, turun 163,80 poin atau 0,83% ke 19.578,66.

BACA: Harga Minyak Mentah Naik 0,22% ke Level US$ 68,69 Per Barel Terseret Data Ekonomi AS yang Lemah Menghambat Langkah OPEC+

Sementara, Taiex naik 88,89 poin atau 0,20% ke 23.340,61, Kospi turun 7,59 poin atau 0,31% ke 2.456,13. 

Kemudian, naik 23,70 poin atau 0,28% ke 8,486,30, naik 27,49 poin atau 0,72% ke 3.829,30 dan naik 2,84 poin atau 0,18% ke 1.616,93.

BACA: Analis Pasar: IHSG Bakal Naik ke Arah Technical Rebound Saja, Pergerakan di Sekitar 7.230-7.360

Di sisi lain Bursa Asia bergerak variasi dengan mayoritas indeks naik setelah mencetak rekor tertingginya. Komentar bullish mendukung aset berisiko.

Mengutip Bloomberg, dalam sebuah acara di New York, Powell mengatakan ekonomi AS berada dalam kondisi yang bagus dan bahwa risiko penurunan dari pasar tenaga kerja telah surut.

BACA: Harga Minyak Mentah Bergerak Bullish Menguat 0,13% ke Level US$ 70,074 Per Barel Dipicu Eskalasi Konflik di Timur Tengah

Ia juga mengatakan, pejabat mampu bersikap hati-hati saat mereka menurunan suku bunga ke tingkat netral, yang tidak merangsang atau menahan pertumbuhan ekonomi.

BACA: Kurs Rupiah Melemah 0,14% Berada di Level Rp15.968 Per Dolar AS di Pedagangan Rabu (4/12/2024) Pagi Ini

Di Asia, pergerakan mata uang won stabil setelah kericuhan politik di Korea Selatan, Presiden Yoon Suk Yeol dijadwalkan akan menyampaikan pidato nasional pada Kamis (5/12) malam waktu setempat.

(nusantaraterkini.co/win)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait