Menko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
Menko Pangan Zulkifli Hasan meninjau pembakaran perdana PSEL Palembang di Keramasan yang mengolah sampah perkotaan menjadi energi listrik.
Nusantaraterkini.co,Β PALEMBANG - Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan meninjau langsung pelaksanaan pembakaran perdana di fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berlokasi di kawasan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Jumat (25/9/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional fasilitas dalam mengolah timbunan sampah perkotaan menjadi sumber energi terbarukan secara optimal.
βPemerintah Kota Palembang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan berbagai persiapan untuk memastikan ketersediaan bahan baku berupa sampah yang akan diolah di fasilitas PSEL,β ujar Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Dewa menjelaskan jika tahapan krusial ini dicapai setelah secara konsisten menyuplai dan mengatur ritase pengangkutan sampah sejak awal September 2026.
βSistem suplai sampah dilakukan melalui armada pengangkutan sampah yang selama ini melayani wilayah Kota Palembang. Armada diarahkan untuk mengoptimalkan ritase pengangkutan,β jelasnya.
Sebelum pembakaran perdana dilangsungkan pada 23 September 2026 pukul 23.00 WIB, seluruh armada truk pengangkut diwajibkan melewati prosedur pemeriksaan dan penimbangan ketat guna memastikan pencatatan tonase bahan baku berjalan akurat.
βSetelah melalui proses penimbangan, sampah yang diterima selanjutnya diarahkan menuju area penerimaan dan bunker sampah. Sampah kemudian dipersiapkan sebagai bahan bakar untuk proses pengolahan menggunakan teknologi stoker moving grate,β terangnya.
Selain mengandalkan teknologi pembakaran modern, fasilitas PSEL Palembang juga dilengkapi dengan sistem pengendalian emisi terpadu, seperti semi-dry deacidification, injeksi karbon aktif, bag filter, serta Continuous Emission Monitoring System (CEMS) untuk menjamin aspek keamanan lingkungan.
Kepala DLH Kota Palembang, Ahmad Mustain menambahkan jika keberhasilan operasional jangka panjang ini menuntut integrasi yang kuat dari hulu ke hilir, mulai dari pengumpulan hingga pengawasan tonase sampah secara berkala.
βPSEL Kota Palembang diharapkan menjadi bagian penting dalam transformasi pengelolaan sampah Kota Palembang, dari paradigma βkumpulβangkutβbuangβ menuju pengelolaan yang lebih terintegrasi dengan prinsip pengurangan timbulan, pemanfaatan sampah, pengendalian dampak lingkungan, dan pemulihan sumber daya melalui energi,β ucap dia.Β
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·44 menit yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·50 menit yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·3 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·3 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·4 jam yang lalu -
KRIMINALResidivis Curanmor di Langkat Ditangkap, Motor Purnawirawan TNI AD Jadi Sasaran
hendra·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan