Kabut Asap Pekat, Enam Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak
Kabut asap pekat di Palembang buat jarak pandang turun jadi 700m, enam penerbangan di Bandara SMB II terdampak
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Sebanyak enam jadwal penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang terdampak kabut asap pekat yang menyebabkan jarak pandang merosot tajam hingga 700 meter, Jumat (25/9/2026).
Humas Bandara SMB II Palembang, Nidia Besthonie menyampaikan, jarak pandang sempat berada di bawah batas minimum operasional penerbangan sehingga memicu penundaan sejumlah rute.
“Kondisi jarak pandang sempat berada di bawah batas minimum operasional penerbangan sehingga menyebabkan sejumlah penerbangan mengalami penundaan,” ujar Nidia.
Berdasarkan data pihak bandara, terdapat tiga penerbangan keberangkatan yang terdampak, yaitu Super Air Jet IU 923 rute Palembang–Jakarta jadwal pukul 10.20 WIB, Garuda Indonesia GA 109 rute Palembang–Jakarta pukul 12.20 WIB, serta Super Air Jet IU 879 rute Palembang–Jakarta pukul 12.30 WIB.
Sementara itu, untuk penerbangan kedatangan yang turut terdampak meliputi Super Air Jet IU 922 rute Jakarta–Palembang jadwal tiba pukul 09.40 WIB, Garuda Indonesia GA 104 rute Jakarta–Palembang pukul 11.35 WIB, dan Super Air Jet IU 878 rute Jakarta–Palembang pukul 11.50 WIB.
Nidia menjelaskan, salah satu maskapai yakni Super Air Jet IU 922 sempat mengalami perubahan estimasi waktu kedatangan menjadi pukul 09.57 WIB dengan status Return to Base (RTB).
Status RTB tersebut mengharuskan pesawat kembali terbang ke bandara asal di Jakarta karena tidak memungkinkan melakukan pendaratan akibat jarak pandang di Palembang yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Kabut asap pekat ini sendiri mulai menyelimuti berbagai titik di Kota Palembang sejak pagi hingga menjelang siang hari, seperti kawasan Kenten, Jalan Veteran, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Merdeka, Jembatan Ampera, hingga sekitar Masjid Agung.
Di tengah gangguan transportasi udara tersebut, kualitas udara di Palembang juga terpantau berada pada level yang mengkhawatirkan akibat tingginya konsentrasi partikulat halus.
Berdasarkan data pemantauan IQAir pada pukul 11.00 WIB, tingkat konsentrasi PM2.5 di Kota Palembang bahkan sempat tercatat mencapai 515 mikrogram per meter kubik yang menempatkannya dalam kategori berbahaya bagi kesehatan.
Kendati demikian, pihak pengelola bandara memastikan bahwa situasi berangsur membaik seiring berjalannya waktu dan aktivitas penerbangan kini kembali normal.
“Untuk saat ini, kondisi jarak pandang sudah aman untuk operasional penerbangan,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALTerungkap! Pemilik Rumah Penyimpan 101 Burung Dilindungi Ternyata Paman Terpidana Perdagangan Satwa
hendra·20 menit yang lalu -
KRIMINALBawa 106 Gram Ganja, Residivis Narkoba 59 Tahun Diciduk Polres Pematangsiantar
hendra·43 menit yang lalu -
KRIMINALTerbongkar! 101 Burung Langka Disimpan di Rumah Medan Deli, 11 Ditemukan Mati: Pemilik Diburu
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSUsai Sidak Ombudsman, Miras hingga Alat Fitness di Lapas Cibinong Menghilang, Kemenimipas Turun Tangan Selidiki
hendra·1 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Ungkap Kondisi 3 Pemain Kunci
hendra·2 jam yang lalu -
-
-
SEPAKBOLADeretan Bintang Sepak Bola yang Tetap Merumput Meski Mengidap Diabetes
hendra·3 jam yang lalu -
NASIONALJokowi hingga SBY Kenang Jasa Guruh Soekarnoputra: Dedikasi Nyata untuk Seni dan Politik
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Gandeng Pakar IPB Prof Basuki Wasis Usut Karhutla Korporasi di Ogan Ilir
Rozie Winata·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan