Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

BPJS Tak Mampu Cover Semua Penyakit, Menkes Sampaikan Hal yang Tak Terduga

Editor:  Akbar
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kolase Foto Menteri Kesehatan dan Logo BPJS Kesehatan (tangkapan layar)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak mampu mengcover semua penyakit. Menteri Kesehatan (Menkes) menyampikan hal yang tidak terduga.

Dalam postingan yang diunggah di media sosial (Medsos) milik Maudy Asmara di mana ia mengunggah postingan berita milik kumparan dan menyatakan “BPJS Tak Mampu Cover Semua Penyakit, Menkes Imbau Warga Tambah Asuransi Swasta”

Postingan ini pun mendapat tanggapan dari warganet dan menghasilkan seribu komentar, seribu reetwet, 4 ribu like dan 309 ribu orang yang menjangkaunya.

Baca Juga: 47 RS Provider BPJS di Medan Didorong Segera Siapkan Fasilitas Rawat Inap untuk Penerapan KRIS

Dalam konten itu, pemilik akun Maudy Asmara ini menyertakan caption “Mantap ! Udah bayar iuran BPJS ditambah cari asuransi swasta. Ide yang brilian”.

@widawardhiansya

Pajak di naikin, 

BPJS dipaksa harus daftar, pelayanan dikurangi,

Progam makanan bergizi suruh rakyat iuran...

Enak banget jd penguasa nginjek2 rakyatnya...

@Mdy_Asmara1701

Kalau tunjangan pejabat yang dipotong sih kita mah malah setuju

@TOM5helby

Staff BPJS aja ogah pake BPJS Mereka malah pakai inHealth

Kocak

@ahmadsalam0741

Sejak 2014 hingga 2024 negara ini kekurangan pejabat kreatif yg ketika menghadapi kesulitan bisa memberikan solusi yg menenangkan rakyat, bkn sprti pejabat satu ini solusi yg dia ucapkan cuma asal kelihatan kerja sama sekali ga ngasih jln keluar... miris !

@bkrtwt23

Mentri ini harus di ajari lagi bahwa Bpjs itu bukan dari  negara utk rakyat. Itu adalah patungan dr rakyat utk membantu rakyat yg sakit. Kalau bisa pakai asuransi swasta cabut aja kewajiban iuran bpjs

@MariaAlcaff

BPJS itu harusnya jadi representasi kehadiran pemerintah/negara dalam menyediakan fasilitas kesehatan untuk masyarakat. 

Swasta itu bukan representasi negara. 

Ampun deh pemerintah kenapa lepas tangan melulu ya kalo urusan rakyat?

@Argadhahana

Pak @prabowo, pernyataan Menkes soal BPJS plus asuransi lain agar dapat tercover layanan adl pernyataan KONYOL.

Bukankah kesehatan dan pendidikan adl LAYANAN DASAR yg semestinya disediakan oleh Negara?

Ngono yo ngono ning ojo ngono.

cc @Gerindra

@iyoksantoso

Kalau sdh ada Asuransi swasta, tak perlu pake BPJS. 

Pengalaman pribadiku, ketika harus opname di RS Swasta, dg asuransi swasta dari IGD langsung masuk kamar, sdg yg BPJS masih tergeletak di ruang IGD padahal lebih dulu datang. 

Jadi jgn ajari ikan renang.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, masyarakat bisa menggunakan asuransi swasta untuk mengatasi selisih biaya pengobatan dalam penggunaan BPJS Kesehatan. 

Menurut Menkes, untuk mengatasi kekurangan tersebut, Pemerintah sedang memperbaiki mekanisme agar masyarakat memiliki perlindungan tambahan melalui asuransi swasta. 

Baca Juga: Pengakuan Sandra Dewi ‘Takut Sama Tuhan’ Dicibir, Usai Pakai BPJS untuk Orang Miskin Viral

"Ini yang sedang diperbaiki oleh pemerintah agar masyarakat tidak terbebani biaya besar saat sakit,” kata Budi Gunadi di Jakarta, Kamis (16/1/2025). 

"Idealnya, jika BPJS tidak bisa menanggung semua, sisanya dapat di-cover oleh asuransi tambahan di atas BPJS. Tapi jujur diakui BPJS sekarang belum mampu untuk meng-cover 100 persen pembiayaan untuk semua jenis penyakit," terang Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Menurutnya, pengobatan untuk penyakit paliatif maupun penyakit kronis lainnya yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan dapat diselesaikan dengan asuransi swasta. Dengan ini, akunya, layanan kesehatan yang diperlukan masyarakat tetap bisa diperoleh.

"Nah apa yang kejadian untuk yang tidak bisa di-cover itu idealnya di-cover oleh asuransi di atasnya. Tapi nanti jadi kalau dia kena, ini nggak di-cover oleh BPJS. Yang puluhan juta sisanya itu bisa di-cover oleh asuransi swastanya,” pungkasnya.

(Akb/nusantaraterkini.co">nusantaraterkini.co)