Bobby Dukung Kenaikan UMP 10 Persen, Bentuk Satgas UMP Sumut
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan dukungannya terhadap rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut sebesar 10 persen.
nusantaraterkini.co, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan dukungannya terhadap rencana kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut sebesar 10 persen. Selain itu, ia juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) UMP Sumut untuk mengawal proses penetapan dan pelaksanaannya.
Sebagai informasi, UMP Sumut tahun 2025 tercatat sebesar Rp2.992.559. Jika mengalami kenaikan 10 persen seperti yang diusulkan serikat buruh, maka upah pekerja di Sumut akan bertambah hampir Rp300 ribu.
Bobby menyebutkan, pembahasan mengenai kenaikan UMP ini telah dilakukan beberapa kali bersama Dinas Ketenagakerjaan, serikat buruh, dan para pelaku usaha.
“Ini sudah kali ketiga kita berdiskusi dengan para serikat buruh, dan sebelumnya juga sudah dibahas bersama Dinas Ketenagakerjaan. Memang ada beberapa keluhan dari pelaku usaha terkait rencana kenaikan UMP ini,” ujar Bobby Nasution, Senin (3/11/2025).
Menurut Bobby, tuntutan kenaikan 10 persen yang diajukan serikat buruh merupakan bagian dari gerakan nasional. Namun, keputusan final tetap akan ditetapkan melalui Dewan Pengupahan Provinsi yang terdiri dari perwakilan pemerintah, buruh, dan pengusaha.
“Usulan 10 persen ini adalah tuntutan nasional. Kita akan bahas lebih lanjut dalam dewan pengupahan. Di sana semua pihak akan duduk bersama mencari titik tengah agar keputusan yang diambil adil dan dapat diterima semua,” jelasnya.
Bobby menegaskan, pemerintah provinsi akan mempertimbangkan semua masukan sebelum menetapkan angka akhir. Ia menilai, kesejahteraan pekerja tetap menjadi prioritas utama.
“Kalau kenaikan berapa pun yang bisa meningkatkan kesejahteraan buruh, tentu kita dukung. Yang penting keputusan ini hasil musyawarah bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bobby menyampaikan bahwa bila pemerintah pusat menetapkan aturan kenaikan UMP sebesar 10 persen secara nasional, pihaknya akan menyesuaikan dengan kebijakan tersebut.
“Kita tunggu keputusan dari pemerintah pusat. Kalau memang ditetapkan naik 10 persen, tentu Sumut akan mengikuti,” pungkasnya.
(Cw3/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·3 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·3 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·5 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·6 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·6 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·7 jam yang lalu -
NEWS287,2 Ton Jagung Berhasil Dikirim Polres Binjai ke Bulog Medan Sejak Program Ketahanan Pangan Polri Diluncurkan
hendra·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan