Berduaan Tanpa Busana di Dalam Mobil, Oknum Polisi dan Seorang Wanita Diamankan Warga
Bripda SAS diduga ditemukan tanpa busana bersama wanita di dalam mobil di Kisaran, Asahan. Ia diamankan warga dan kini diperiksa Propam.
Nusantaraterkini.co,ย ASAHAN โ Seorang anggota polisi berpangkat Bripda berinisial SAS diamankan warga setelah diduga ditemukan tanpa busana bersama seorang wanita di dalam mobil yang terparkir di wilayah Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Warga awalnya melihat sebuah mobil yang terparkir, kemudian mendatangi kendaraan tersebut karena merasa curiga.
Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P Simamora mengatakan, warga kemudian memeriksa mobil dan mendapati Bripda SAS bersama seorang wanita di dalamnya.
Menurut Immanuel, situasi saat itu tidak sampai berujung pada aksi kekerasan terhadap anggota polisi tersebut. Warga hanya mengamankan yang bersangkutan sebelum menghubungi pihak kepolisian.
โEnggak (diamuk warga). Hanya kan begitu diketok-ketok pintu mobilnya. Ya habis itu diamankan massa. Dicek, oh ternyata dia oknum, ya dihubungi satuannya langsung dijemput dia,โ kata Immanuel saat dikonfirmasi, Sabtu (19/9/2026).
Immanuel menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, Bripda SAS dan wanita yang bersamanya sama-sama berstatus belum berkeluarga.
โMemang waktu malam itu di Kisaran, kegiatannya. Begitu kejadian, karena mereka sama-sama dewasa, statusnya masih sendiri. Jadi dibawa langsung oleh Propam Polres Tanjung Balai,โ ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tanjung Balai Ipda Muhammad Ruslan membenarkan bahwa Bripda SAS merupakan anggota Satuan Samapta Polres Tanjung Balai.
โOknum Bripda SAS benar personel satuan Samapta Polres Tanjung Balai,โ kata Ruslan.
Saat ini, Bripda SAS masih menjalani pemeriksaan oleh Sipropam Polres Tanjung Balai untuk mendalami kejadian tersebut.
Ruslan mengatakan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan sedikitnya dua alat bukti, Bripda SAS akan ditempatkan secara khusus (Patsus) selama 30 hari. Langkah tersebut disebut dilakukan untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
โSedang dilakukan pemeriksaan oleh Sipropam Polres Tanjung Balai dan setelah ditemukan dua alat bukti akan dilakukan patsus selama 30 hari ke depan, guna percepatan proses pemeriksaan,โ ujar Ruslan.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan apakah Bripda SAS berada di bawah pengaruh narkoba saat peristiwa tersebut. Pemeriksaan Propam masih berlangsung untuk memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·6 menit yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·19 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·36 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·55 menit yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·1 jam yang lalu -
NASIONALHercules: Penyadapan terhadap Presiden Adalah Tindakan Makar dan Pengkhianatan Negara
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALBarang Bukti 72 Perkara Dimusnahkan Kejari Binjai, Sabu hingga Ganja Ikut Dibakar
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan