Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Beras Medium Sudah Turun, Tapi Beras Premium Kok Terus Naik? 

Editor:  Annisa
Reporter: Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Harga beras mengalami kenaikan. (Foto: Batam Pos/Dalil Harahap)

Nusantaraterkini.co - Harga sejumlah bahan pangan terpantau naik awal bulan Maret ini, (1/3/2024). Lagi, salah satunya adalah harga beras premium yang terus merangkak naik jauh dari harga eceran tertinggi (HET).

Dilansir dari CNBC Indonesia, berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga beras premium masih terus melonjak naik, meski kini harga beras medium cenderung mulai menunjukkan penurunan. 

Rata-rata nasional harga beras premium hari ini, naik Rp20 ke Rp16.450 per kg, dan harga beras medium turun sedikit Rp10 menjadi Rp14.320 per kg.

Baca Juga : Indonesia Tak Impor Beras di 2025, Komisi IV Minta Pemerintah Jaga Stabilitas Produksi

Kendati demikian, Bapanas sudah menetapkan HET beras dibagi berdasarkan pembagian wilayah, yakni zona 1 untuk Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi. 

Kemudian, zona 2 untuk Sumatera selain Lampung, Sumsel, NTT, dan Kalimantan. Sementara zona 3 untuk Maluku dan Papua.

Untuk HET beras medium zona 1 Rp10.900, untuk zona 2 Rp 11.500, zona 3 Rp11.800. Kemudian beras premium zona 1 Rp13.900, zona 2 Rp14.400, dan zona 3 Rp14.800 per kg.

Baca Juga : Produksi Padi Nasional Diprediksi Meningkat Pesat, Capai 60,25 Juta Ton GKG

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengaku optimistis stok beras nasional masih aman dan harga beras akan kembali membaik di bulan Maret ini. Lantaran mulai terjadi panen di sejumlah lahan sawah para petani di sentra produksi padi.

"Harga beras akan turun di Maret seperti KSA/Kerangka Sampel Area BPS, produksi 3,5 juta ton setara beras," kata Arief kepada CNBC Indonesia.

(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: CNBCIndonesia.com

Baca Juga : 85 Daerah Masih Defisit Pangan, DPR Desak Negara Hadir Nyata di Tengah Program MBG