Polda Sumsel Selidiki Video Viral Dugaan Perdagangan Orang Warga Palembang di Kamboja
Subdit III Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait video
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Subdit III Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait video viral sejumlah pria asal Palembang yang mengaku menjadi korban perdagangan orang dan meminta pertolongan agar dipulangkan dari Kamboja.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan jika pihak kepolisian saat ini sedang menelusuri akun media sosial @calvinblue_ yang pertama kali mengunggah rekaman tersebut guna memastikan kebenaran informasi serta lokasi para korban.
“Akun tersebut sekarang masih dilakukan penyelidikan, di mana dalam rekaman tersebut sejumlah pria menjadi korban perdagangan orang di Kamboja. Hasil penyelidikan akan mengungkap secara jelas kepastian tindak pidana perdagangan orang tersebut,” ujar Nandang, Rabu (18/2/2026).
Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan identitas pasti maupun asal-usul para pria dalam video berdurasi singkat tersebut.
Namun, aparat penegak hukum (APH) berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini seiring dengan instruksi dari pemerintah daerah.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru merespons informasi tersebut dengan memerintahkan Dinas Ketenagakerjaan untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.
Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelamatan nyawa warga negara tanpa mempersoalkan status keberangkatan mereka.
"Kita tidak mau terjebak pada soal legal atau ilegal. Yang terpenting mereka adalah warga Sumsel dan WNI yang harus kita selamatkan. Jika ada unsur pidana, itu ranah kepolisian. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka pulang jika mendapat perlakuan tidak baik," tegas Herman Deru.
Lebih lanjut, Herman Deru mengaku telah menggelar rapat koordinasi bersama aparat penegak hukum untuk menentukan langkah teknis pemulangan para korban segera setelah laporan resmi diterima dari dinas terkait.
(Tia/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·9 menit yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·3 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·4 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·4 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·5 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·6 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·6 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·7 jam yang lalu -
PENDIDIKAN5 Kepala SD Negeri di Tebingtinggi Dicopot, Diduga Terkait Dana Revitalisasi Sekolah
hendra·7 jam yang lalu -
KRIMINALGeger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan dalam Bungkusan Kain Merah di Tembung
hendra·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan