Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyiapkan uang layak edar sebesar Rp5,6 triliun untuk melayani penukaran uang baru bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Rabu (18/2/2026).
Jumlah alokasi melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp3,9 triliun guna mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga.
Untuk menjaga ketertiban, masyarakat diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring melalui situs resmi pintar.bi.go.id dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp5,3 juta per orang.
Baca Juga : PT KAI Izinkan Penumpang LRT Sumsel Buka Puasa di Dalam Kereta Selama Ramadan
"Penukaran uang tahun ini dilakukan secara terukur dengan rincian paket pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000. Masyarakat dapat memilih lokasi penukaran di 110 titik perbankan yang tersedia setiap hari Kamis sepanjang periode program," ujar Kepala BI Sumsel, Bambang Pramono dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (18/2/2026).
Selain di kantor perbankan, BI Sumsel juga menyebar titik penukaran di pusat keramaian seperti Pasar Plaju, Stasiun Kertapati, Mall PTC, hingga rest area tol.
Layanan khusus juga disediakan di titik mudik seperti Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada 26 Februari dan Pelabuhan Boom Baru pada akhir Februari hingga awal Maret.
Baca Juga : Tepis Isu Lonjakan Tarif, Pemprov Sumsel Tegaskan Tak Ada Kenaikan Biaya Pajak Kendaraan
Pihak BI mengatakan jika penjangkauan masyarakat tidak hanya terpusat di darat, tetapi juga menyasar wilayah perairan melalui kerja sama strategis.
"Kami bekerja sama dengan TNI AL akan mengadakan program Susur Sungai Musi pada 2 hingga 4 Maret 2026. Langkah ini bertujuan untuk melayani kebutuhan penukaran uang bagi warga di wilayah perairan yang sulit menjangkau kantor perbankan," katanya.
Sebagai puncak layanan, Kas Keliling Terpadu atau "Gerebek Pasar" akan digelar pada 9 hingga 12 Maret 2026 dengan melibatkan lima bank mitra.
“Pada periode ini, kuota layanan akan ditambah hingga 1.000 orang per hari untuk memastikan distribusi uang kartal merata di tengah masyarakat sebelum memasuki puncak Lebaran,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co).
