Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bawaslu Sumut Catat Ada 36 Pelanggaran Selama Tahapan Pemilu 2024

pelanggaran yang ditemukan merupakan tantangan besar dalam mewujudkan Pilkada yang bersih ditengah tingginya angka pelanggaran yang bervariasi

Komisioner Bawaslu Sumut Divisi Humas, data dan informasi, Saut Boangmanalu. (Foto: istimewa)
Komisioner Bawaslu Sumut Divisi Humas, data dan informasi, Saut Boangmanalu. (Foto: istimewa)
A A

, MEDAN - Badan Pengawasan Pemilu () Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat terdapat 36 pelanggaran yang terjadi selama tahapan Pemilu 2024, Senin (4/11/2024).

Komisioner Bawaslu Sumut Divisi Humas, data dan informasi, Saut Boangmanalu menyampaikan, pelanggaran yang ditemukan merupakan tantangan besar dalam mewujudkan yang bersih ditengah tingginya angka pelanggaran yang bervariasi.

Ia juga menjelaskan kasus pelanggaran , termasuk penyimpangan perilaku oleh petugas pemilu, menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada integritas penyelenggaraan Pemilu. 

"Pelanggaran ini bukan hanya masalah teknis, tetapi menyangkut kepercayaan publik. Oleh karena itu, kami tidak segan menindak tegas jika terbukti melanggar," ucapnya.

Dia menyebutkan, pelanggaran meliputi pelanggaran prosedural dalam kampanye, seperti pemasangan atribut di tempat yang tidak diizinkan.

Sedangkan pelanggaran hukum mencakup dugaan tindakan pidana yang bisa berujung pada proses hukum lebih lanjut.

"Kami berupaya meningkatkan pengawasan, terutama menjelang serentak tahun 2024. Kolaborasi dengan organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, ataupun media untuk melaporkan indikasi pelanggaran juga menjadi strategi penting dalam memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan lebih adil dan transparan di Sumatera Utara," ungkapnya.

Saut menambahkan, Sumut akan terus mengawasi Pemilu yang akan segera dilaksanakan agar tercipta Pemilu yang jujur.

"Kami berkomitmen untuk terus mengawasi jalannya pemilu, mengingat peran pengawasan yang efektif sangat dibutuhkan dalam menjaga kualitas dan kejujuran proses pemilihan di Sumatera Utara," pungkasnya.

(Cw4/)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru