Nusantaraterkini.co, KAYU AGUNG – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi menaikkan status penanganan bencana dari siaga menjadi Tanggap Darurat Banjir setelah delapan kecamatan di wilayah tersebut terendam luapan air.
Status darurat ini ditetapkan berlaku selama 22 hari, terhitung sejak 10 Januari hingga 31 Januari 2026 guna mempercepat akses penanganan dan penyaluran bantuan bagi ribuan warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD OKI, Nova Triyussanto mengatakan kenaikan status ini didasari oleh kondisi lapangan yang menunjukkan peningkatan jumlah rumah dan infrastruktur yang terendam.
Baca Juga : HNW: Indonesia Harus Taat Konstitusi, Dewan Perdamaian Jangan Jadi Legitimasi Penghapusan Gaza
"Iya, per tanggal 14 Januari, OKI menaikkan status menjadi tanggap darurat bencana banjir. Status itu berakhir hingga 31 Januari mendatang," kata Nova, Kamis (22/1/2026).
Peningkatan status ini memberikan wewenang lebih luas bagi otoritas terkait untuk menggunakan sumber daya darurat, mengingat dampak banjir telah meluas ke wilayah SP Padang, Sungai Menang, Pedamaran, Pampangan, hingga pusat kota di Kayu Agung.
Di Kecamatan Kayu Agung saja, sebanyak 1.078 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak akibat banjir yang melanda delapan kelurahan dan dua desa.
Baca Juga : Tragedi Banjir Kayu Agung: Balita Tewas Tenggelam, BPBD OKI Warning Pengawasan Orang Tua
Meskipun durasi masa tanggap darurat telah ditetapkan dalam SK, Nova menekankan bahwa kebijakan tersebut tetap akan dievaluasi secara berkala berdasarkan situasi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
"Masa berlaku status tanggap darurat itu dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana di lapangan," jelasnya.
Hingga saat ini, BPBD OKI terus bersiaga untuk mengevakuasi warga di titik-titik terdampak parah, seperti di Pedamaran yang merendam 338 rumah serta di Sungai Menang yang menyebabkan 8,5 hektare sawah gagal panen.
"Pihaknya juga terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak," pungkasnya.
(Tia/nusantaraterkini.co)
