Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Tragedi Banjir Kayu Agung: Balita Tewas Tenggelam, BPBD OKI Warning Pengawasan Orang Tua ​

Balita 18 bulan tewas tenggelam akibat banjir di Kayu Agung, OKI. BPBD peringatkan orang tua tingkatkan pengawasan anak.

Warga saat mendatangi rumah bayi korban tenggelam di OKI, Sumsel. (Foto: istimewa)
Warga saat mendatangi rumah bayi korban tenggelam di OKI, Sumsel. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,  – Luapan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali membawa kabar duka. Seorang balita berusia 18 bulan ditemukan tak bernyawa setelah tenggelam di genangan banjir yang merendam Kelurahan Kedaton, Kecamatan , Minggu (25/1/2026) malam.

​Insiden ini mengonfirmasi risiko fatal di balik bencana yang masih melanda wilayah tersebut. Korban ditemukan oleh warga di sekitar rumahnya dalam kondisi sudah meninggal dunia, tak lama setelah lepas dari pengawasan keluarga.

​

Sekretaris , Nova Triyussanto, menyatakan bahwa pihaknya baru mendapatkan informasi mendetail pada Senin pagi (26/1/2026) karena penemuan korban dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat tanpa sempat melapor saat kejadian berlangsung.

​"Korban langsung ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini tim kami sedang mengumpulkan kronologi lengkap dari pihak keluarga," jelas Nova.

​Tragedi ini memicu reaksi keras dari BPBD OKI yang langsung mengeluarkan peringatan darurat bagi seluruh warga di bantaran sungai dan area terdampak banjir. Nova menegaskan bahwa dan kenaikan debit air harus direspons dengan kewaspadaan ganda, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil.

​"Kami peringatkan dengan tegas, jangan biarkan anak-anak beraktivitas tanpa pengawasan di area banjir. Risiko terseret arus atau tenggelam sangat tinggi saat debit air meningkat seperti sekarang," imbaunya.

​Selain faktor keselamatan nyawa, BPBD juga meminta masyarakat bersiap menghadapi potensi banjir susulan dengan mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Warga diminta aktif melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan air sungai yang signifikan agar evakuasi dini dapat dilakukan.

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait