Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Banjir dan Longsor Sumbar, Polri Upayakan Buka Jalur Penghubung Padang-Bukittinggi

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago. (Foto: Humas Polri)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan langkah-langkah penanganan bencana alam banjir dan longsor yang melanda di beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, saat ini Polri bersama stakeholder terkait berupaya melakukan penanggulangan dan pemulihan dari dampak banjir tersebut.

Baca Juga : Kumpulkan Pimpinan TNI-Polri, Langkah Presiden Prabowo Dinilai Sarat Pesan Politik

Diketahui, selain mengakibatkan puluhan orang tewas, bencana alam juga mengakibatkan jalan nasional yang menghubungkan Padang dan Bukittinggi terputus.

Baca Juga : Lapas Cipinang Amankan 2 Warga Binaan Terkait Peredaran Vape Etomidate di Jakarta Selatan

“Kita bersama instansi terkait sedang lakukan perbaikan secepatnya karena ini jalan vital yang mengakibatkan kesulitan warga untuk beraktivitas,” kata dilansir dari laman Humas Polri, Senin (13/5/2024).

Untuk itu kata Erdi, masyarakat yang ingin berpergian dari Padang ke Bukittinggi atau sebaliknya diimbau untuk menggunakan jalan alternatif.

Baca Juga : BMKG : Sumsel Hujan Hingga Mei, Waspada Bencana Hidrometeorologi

“Bisa lewat Malalak, namun di sana juga terjadi longsor sedang diupayakan untuk bisa dilewati,” ucapnya.

Baca Juga : DPR Ingatkan Tata Ruang dan Infrastruktur jadi Kunci Kurangi Banjir

“Selain lewat Malalak, masyarakat juga bisa melewati jalan alternatif kedua yaitu jalur Sitinjau, Solok dan Singkarak,” sambungnya.

Selain melakukan perbaikan akses jalan, Polri juga mengirimkan tim bantuan kesehatan dari Biddokes Polda Sumbar untuk memberikan bantuan medis kepada korban yang berada Bukittinggi, Tanah Datar dan Padang Panjang.

Baca Juga : DPR Dukung Gunung Slamet Jadi Taman Nasional, Alih Fungsi Hutan Dinilai Picu Banjir dan Longsor

“Polda Sumbar membuka Posko untuk melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan agar para korban mendapatkan perawatan dan memulihkan kondisi kesehatan mereka,” tandasnya.

Baca Juga : Longsor Bandung Barat Telan Korban, DPR Desak Basarnas Bergerak Cepat: Negara Jangan Lamban

(zie/nusantaraterkini.co)