Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Artis Kedapatan Pakai Elpiji Subsidi, Komisi VII DPR Minta Pemerintah Terapkan Sistem Distribusi Tertutup

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Mulyanto. (Foto: istimewa)

Artis Kedapatan Pakai Elpiji Subsidi, Komisi VII DPR Minta Pemerintah Terapkan Sistem Distribusi Tertutup

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Mulyanto menyesalkan beredarnya kabar artis Prilly Latuconsina yang kedapatan memasak menggunakan gas elpiji tabung 3 kg bersubsidi.

Baca Juga : 8 Orang Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Elpiji Oplosan di Sidoarjo

Menurutnya peristiwa itu menandakan sistem pengawasan dan distribusi elpiji gas melon masih berantakan, sehingga siapapun bisa mendapatkannya, termasuk kalangan artis yang berpenghasilan tinggi.

Baca Juga : Susi Pudjiastuti Ikut Komentari Celetuk Komeng Soal Gas Elpiji 3 Kg

"Saya minta pemerintah segera mempercepat registrasi pengguna gas melon 3 kg agar kita memiliki data yang akurat untuk membangun sistem distribusi tertutup," ujarnya, Minggu (14/4/2024).

Dikatakan Mulyanto, data ini penting sebagai basis evaluasi untuk menyusun kriteria sistem distribusi elpiji secara tertutup dan menetapkan mereka yang berhak menggunakan gas melon 3 kg bersubsidi.

Baca Juga : Nagita Slavina Keciduk Stok Gas Elpiji 3 Kg, Begini Klarifikasi Istri Raffi Ahmad

Mulyanto menjelaskan, sejatinya DPR sudah lama meminta pemerintah menyusun data masyarakat yang dinilai layak menggunakan gas elpiji bersubsidi. Namun hingga kini data tersebut belum tersedia.

Baca Juga : Penyanyi Asal Ambon Fresly Nikijuluw, Gemparkan Ribuan Penonton di Tepi Danau Toba

Padahal data itu sangat penting untuk mengukur besaran konsumsi elpiji bersubsidi bagi masyarakat tidak mampu secara akurat.

Mulyanto menyebutkan, hal ini penting agar nilai subsidi elpiji dapat dikontrol dan distribusinya tepat sasaran, bukan seperti sekarang dimana siapapun bebas membeli gas melon 3 kg bersubsidi.

Baca Juga : Kepala BNN Larang Tangkap Pengguna Narkoba-Artis, Legislator: Bagaimana Cara Bedakannya?

"Gas elpiji 3 kg itu untuk masyarakat miskin dan usaha mikro yang tidak mampu. Jangan sampai mereka yang mampu, apalagi artis, bebas membeli gas melon bersubsidi. Ini kan pemborosan uang negara. Apalagi gas melon ini diadakan secara impor yang menguras devisa negara," tegasnya.

Mulyanto menjelaskan sistem distribusi terbuka gas melon seperti sekarang ini menuntut pengawasan yang ketat. Karena barang bersubsidi adalah barang dalam pengawasan, tetapi karena praktiknya pengawasan Pemerintah sangat lemah, maka penyimpangan distribusi gas melon 3 kg jadi masalah serius.

Karena itu Mulyanto mendesak Pemerintah agar sistem distribusi tertutup gas melon 3 kg bersubsidi untuk segera direalisasikan.

(cw1/nusantaraterkini.co)