Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Apa Tanda-Tanda Seseorang Ketika Mendapatkan Malam Lailatul Qadar?

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Bagus Kurniawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ustadz Marhan Hasibuan saat ditemui di Masjid Al Muqorrobin, Kecamatan Medan Tembung Senin (17/3/2025). (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Bagi Umat Islam, Lailatul Qadar merupakan malam 1.000 bulan yang penuh kemuliaan dan tidak semua manusia bisa mendapatkannya.

Ustadz Marhan Hasibuan (41) mengatakan, salah satu tanda seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar ialah di dalam spiritual hatinya akan menjadi tenang. Artinya dia tenang dan nyaman ketika melakukan suatu ibadah.

"Salah satu cirinya ketika ia mendapatkan malam Lailatul Qadar, di dalam spiritual atau hatinya itu akan menjadi tenang, artinya dia sangat tenang melakukan ibadah," ucapnya saat ditemui di Masjid Al Muqorrobin, Kecamatan Medan Tembung, Senin (17/3/2025).

Contohnya adalah, ketika menjalankan shalat, akan mendapat kekhusyu'an yang luar biasa, merasa tenang dan tidak terburu-buru, dan hanya dia yang merasakan pada saat itu.

"Hanya dia lah yang bisa merasakan itu, dan pastinya ia merasakan adanya perbedaan dari sebelumnya terburu-buru, namun saat menerima malam lailatul qadar ia merasa berbeda," jelasnya.

Baca Juga: Mengenal Malam Lailatul Qadar dan Kemuliaan di Dalamnya

Tanda kedua, sambungnya, manusia yang mendapatkan Lailatul Qadar akan mengalami keimanan dan ketaqwaan yang meningkat.

"Apa yang dimaksud keimanan dan ketaqwaan meningkat, ya tentu dia beribadahnya menjadi lebih giat dan pengawasan dalam dirinya juga lebih ketat dia merasa Allah sedang mengawasi dirinya," jelasnya.

Masih dikatakan Marhan, yang ketiga manusia itu akan melakukan amalnya menjadi meningkat.

"Dia akan melakukan amalnya lebih meningkat, artinya dia tidak puas untuk melakukan hanya satu ibadah saja, selanjutnya dia akan melakukan ibadah lain," terangnya.

Kapan Waktu dan Tempat Turunnya Malam Lailatul Qadar

Lebih lanjut Ustadz Marhan mengatakan, bahwa waktu turunnya malam Lailatul Qadar ini rahasia dari Allah SWT.

"Malam Lailatul Qadar ini merupakan rahasia dari Allah SWT, tidak ada satupun manusia yang tahu titik tempat dan waktu turunnya malam Lailatul Qadar," ucapnya.

Artinya, jelas dia, tidak ada waktu yang pasti kapan atau di mana turunnya malam kemuliaan tersebut. Walaupun begitu Rasulullah SAW memberikan isyarat tentang waktu Lailatul Qadar.

Baca Juga: Lailatul Qadar, Malam Penuh Rahmat yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Berdasarkan hadist riwayat Bukhari, disebutkan, carilah malam Lailatul Qadar itu di malam ganjil dan 10 hari akhir Ramadan.

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ اْلاَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ (رواه البخارى)

Artinya: "Carilah olehmu sekalian Lailatul Qadar itu pada witir sepuluh terakhir di bulan Ramadhan,". (HR. Bukhori)

"Nah ini hanya isyarat tidak dijelaskan secara jelas kapan ditentukan seperti malam 21, 22, 23, 25, atau 27, sebatas hanya isyarat saja," jelasnya.

Masih dikatakan Marhan, bahwa arti dari hadist tersebut kita disuruh untuk mengencangkan ikatan di 10 hari akhir Ramadan agar mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Menurutnya, hikmah mengapa Allah tidak memberitahukan secara spesifik tentang turunnya malam Lailatul Qadar, agar umatnya bersungguh-sungguh dalam beribadah dalam satu bulan Ramadan.

"Agar kita bersungguh-sungguh dalam menekuni ibadah-ibadah dibulan suci Ramadan ini," pungkasnya.

(Cw2/Nusantaraterkini.co)