Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Anggota DPR Minta Pegawai Parodikan Korban Keracunan MBG Disanksi ​

Anggota DPR Irma Suryani Chaniago meminta sanksi terhadap pegawai SPPG yang diduga memparodikan kasus keracunan MBG di Karo.

Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago menyoroti video parodi kasus keracunan MBG dan meminta adanya sanksi terhadap pegawai yang dinilai tidak menunjukkan empati kepada korban, Minggu (20/9/2026). (foto:istimewa)
Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago menyoroti video parodi kasus keracunan MBG dan meminta adanya sanksi terhadap pegawai yang dinilai tidak menunjukkan empati kepada korban, Minggu (20/9/2026). (foto:istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI mengecam aksi oknum pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memparodikan kasus siswi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Video tersebut viral di media sosial dan memperlihatkan seorang pria yang diketahui bernama Gerardus Permanaditya tengah menyantap chicken katsu. Dalam video itu, ia melontarkan candaan mengenai makanan yang dimasak sehari sebelumnya dan kemudian berpura-pura mengalami kehilangan ingatan. Konten tersebut dinilai publik berkaitan dengan kasus siswi korban keracunan MBG di Karo yang sebelumnya diberitakan mengalami gangguan ingatan.

Merespons hal tersebut, Irma menilai perilaku seperti itu tidak semestinya dilakukan oleh pegawai yang bekerja dalam ekosistem program pemerintah, terlebih ketika masyarakat sedang menghadapi persoalan serius terkait keselamatan dan kesehatan anak-anak.

“Seperti ini sebaiknya diberi sanksi. Pegawai seperti itu melukai perasaan para korban. Perbuatan yang tidak beretika dan tidak sopan,” kata Irma kepada Nusantaraterkini.co, Minggu (20/9/2026).

Menurut dia, ketika terjadi kasus keracunan yang menimpa peserta program MBG, semestinya jajaran BGN maupun seluruh pihak yang terlibat menunjukkan empati dan keprihatinan terhadap korban dan keluarganya.

“Seharusnya pegawai BGN memberikan empati dan prihatin kepada korban keracunan,” tegas politikus NasDem ini.

Lebih lanjut Irma juga mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang turun tangan menangani korban. Menurutnya, penanganan medis terhadap korban harus menjadi prioritas, sementara evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG juga perlu terus dilakukan.

“Alhamdulillah setelah Kementerian Kesehatan turun tangan membawa korban ke RSCM dan ditangani oleh tim ahli medis, alhamdulillah korban sudah sehat kembali dan sudah bisa beraktivitas serta sekolah,” ujar Irma.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait