Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Andreas Sianipar Korban Penculikan dan Pembunuhan Merupakan Mantan Anggota TNI

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Aldi Nasution
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan saat melakukan konferensi pers beberapa waktu lalu. (Foto: Aldi.Nasution/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Peristiwa yang menewaskan Andreas Sianipar (44) beberapa waktu yang lalu, merupakan mantan anggota TNI.

Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan menyampaikan, peristiwa tersebut bermula saat Andreas dijemput CJS.

"Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (8/12/2024), di gang damai, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, saat itu CJS mengaku bahwa dia disuruh H menjemput korban," ucap Kombes Gidion melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/13/2024).

Baca Juga : Geruduk Polrestabes Medan, Keluarga Alm Eks TNI Andreas Sianipar Minta Polisi Tegakan Keadilan dan Transparan

Setelah menjemput korban, kemudian CJS membawa korban menuju asrama TNI Abdul Hamid, yang berada di Paya Geli, Kec. Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Sesampainya dilokasi tersebut, H dan dua orang suruhannya MFIH dan FA langsung menganiaya korban.

Salah satu pelaku juga diketahui menebas kaki korban menggunakan sebilah parang. Penganiayaan tersebut, yang diduga menjadi Andreas meninggal dunia.

Baca Juga : Istri Serka Holmes Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Eks TNI AD Andreas Sianipar

Kemudian para pelaku membawa korban ke desa Aek Tapa, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhan Batu, guna menyembunyikan korban di salah satu sumur tua yang berada di perkebunan sawit.

(cw4/nusantaraterkini.co)