Nusantaraterkini.co, SAMOSIR - Objek wisata Pantai Pallombuan di Desa Pallombuan, Kecamatan Palifi, Kabupaten Samosir yang dibangun pada 6 Agustus 2024 dan selesai awal tahun 2025 terbengkalai akibat kenaikan air Danau Toba setinggi 2,5 meter.
Kenaikan air Danau Toba mengakibatkan beberapa fasilitas objek wisata Pallombuan tergenang air, bahkan jembatan hampir tenggelam, sehingga sampai sekarang Pantai Pallombuan belum dapat diresmikan.
Pantai ini juga sangat sepi hanya ada anak-anak setempat yang bermain air dan dua orang pengunjung yang berasal dari Parbaba, tidak terlihat ada pedagang atau wisatawan lain yang datang.
Salah satu pengunjung bernama Rina berasal dari Parbaba mengungkapkan datang jauh-jauh hanya ingin melihat Pantai Pallombuan.
Baca Juga: Ratusan Pelajar SMP Tampilkan Pertunjukan Seruling Massal di Tepi Danau Toba
"Kami kemari jauh-jauh hanya mau melihat Pantai Pallombuan namun tidak sesuai ekspetasi, kami tidak menyangka bahwa pantai ini terbengkalai karena air Danau Toba naik sungguh sangat disayangkan", ujarnya, Senin (28/4/2025).
Rina melanjutkan bahwa bangunan dan fasilitas sudah siap dan sangat tertata tetapi beberapa fasilitas tenggelam dan terendam air.
Baca Juga: Gubernur Sumut dan Bupati se-Kawasan Danau Toba Ikuti Mangan Baggal di Pantai Bebas Parapat
"Bangunan dan fasilitas sepertinya sudah selesai, terlihat bangunanya bagus dan viewnya bagus. Kita langsung dapat menikmati keindahan Danau Toba tetapi sangat disayangkan untuk menuju pintu pertamanya saja harus menarik celana karena genangan air yang sudah tinggi dan harus berhati-hati", tambahnya.
Ia sebagai pengunjung hanya bisa berharap ada kebijakan pemerintah dalam menanggulangi kenaikkan air Danau Toba.
"Ini memang alam tetapi Pemerintah juga harus memberikan kebijakannya memberikan solusi terbaik atas kenaikkan air Danau Toba, sangat disayangkan jika air terus naik tanpa ada solusi yang tepat. Hal tersebut akan mengakibatkan semua fasilitas, bangunan dan pantai Pallombuan akan tenggelam akibat air Danau Toba yang akan terus mengalami kenaikan," tutupnya.
(JAS/Nusantaraterkini.co)
