Nusantaraterkini.co, COMO – AC Milan berhasil mencuri poin penuh dalam laga tandang pekan ke-16 Serie A Italia yang berlangsung di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (16/1/2026). Meskipun ditekan sepanjang pertandingan oleh tuan rumah Como, skuad Rossoneri menunjukkan efisiensi luar biasa dengan menutup laga lewat skor meyakinkan 1-3.
Pertandingan ini menjadi sorotan karena ketimpangan antara dominasi penguasaan bola dan hasil akhir yang terpampang di papan skor.
Baca Juga : Kudeta di Awal Tahun: AC Milan Gusur Inter dari Singgasana Serie A
Laga dimulai dengan kejutan dari tuan rumah. Pada menit ke-10, MO Kempf berhasil menggetarkan jala gawang Milan setelah memanfaatkan umpan dari . Baturina, membawa Como unggul cepat 1-0. Keunggulan ini membuat jalannya pertandingan semakin intens.
Como terus menggempur pertahanan tamu dengan total 18 tembakan dan penguasaan bola mencapai 68%. Namun, menjelang turun minum, keberuntungan berpihak pada Milan. Menit ke-45+1, Christopher Nkunku berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih penalti, mengubah skor menjadi 1-1 saat jeda antar babak.
Memasuki babak kedua, Milan menunjukkan kelasnya dalam memaksimalkan peluang yang minim. Meskipun hanya mencatatkan 32% penguasaan bola dan total 7 tembakan sepanjang laga, Rossoneri tampil sangat klinis.
Pada menit ke-55, Adrien Rabiot membalikkan keadaan menjadi 1-2 setelah menerima assist dari Rafael Leao. Gol ini seolah meruntuhkan mental para pemain Como yang sebenarnya memiliki angka harapan gol (xG) lebih tinggi, yakni 1.79 berbanding 1.28 milik Milan.
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit M Guida ini diwarnai dengan serangkaian pergantian pemain dari kedua belah pihak guna menyegarkan strategi di lapangan. Menjelang akhir waktu normal, tepatnya pada menit ke-88, Adrien Rabiot kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya, memastikan kemenangan Milan menjadi 1-3.
Baca Juga : Resmi! AC Milan Rekrut Niclas Fullkrug dari West Ham di Bursa Transfer Januari 2026
Laga ditutup dengan kartu kuning untuk pemain Como, J Ramon, pada masa injury time akibat pelanggaran keras terhadap lawan. Dengan hasil ini, Milan sukses mempertahankan tren positif mereka meski harus bermain di bawah tekanan hebat dari tim tuan rumah.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
