nusantaraterkini.co, MEDAN - 15 orang tewas, usai Israel serang sebuah bangunan sekolah di Gaza. Dikutip dari reuters, Minggu (4/8/2024) serangan ini terjadi di Sheikh Radwan, pada Sabtu (3/8(2024).
Militer Israel mengeklaim, bahwa sekolah ini digunakan sebagai pusat komando Hamas, untuk menyembunyikan milisi atau memproduksi senjata. Sementara Hamas membantah tudingan tersebut.
Sebelumnya, Israel juga menyerang Gaza tepatnya di kawasan Rafah. Serangan tersebut menewaskan 6 orang di sebuah rumah, dan 2 lainnya di pusat kota Gaza, kata pejabat kesehatan Gaza.
Baca Juga : HNW: Indonesia Harus Taat Konstitusi, Dewan Perdamaian Jangan Jadi Legitimasi Penghapusan Gaza
Israel kembali mengeklaim, serangan tersebut menyerang milisi dan menghancurkan infrastruktur Hamas di Rafah.
Selain Gaza, serangan udara Israel juga menghancurkan sebuah kendaraan di Tepi Barat dan menewaskan komandan Hamas pada Sabtu yang sama. kantor berita Palestina, WAFA, menyebut 4 orang lainnya juga tewas dalam serangan tersebut.
Sampai hari ini, sesuai data dari pejabat kesehatan Gaza, setidaknya ada 39,550 orang Palestina tewas pada kampanye militer Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023.
Baca Juga : DPR Ingatkan Pemerintah: BOP Gaza Bentukan AS Berpotensi Jadi Beban dan Alat Legitimasi Israel
Upaya untuk mewujudkan gencatan senjata di Gaza juga masih berlangsung. Para pejabat Israel telah berangkat ke Kairo, Mesir, untuk mewujudkan hal ni.
(Dra/nusantaraterkini.co)
