Nusantaraterkini.co,MEDAN-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaaan Negeri (Kajari) Mandailing Natal (Madina) Yos Arnold Tarigan mengungkapkan tekadnya untuk memasyarakatkan budaya sadar hukum di Kabupaten Madina. Hal ini, katanya, sebagai bentuk upaya pencegahan terjadinya tindakan melanggar hukum, khususnya di wilayah hukum Kajari Madina.
"Selain penindakan, aspek yang tidak kalah penting adalah pencegahan. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah dengan mengedukasi masyarakat terkait peraturan hukum yang berlaku, sehingga tercipta budaya sadar hukum, khususnya bagi penyelenggara negara maupun masyarakat secara luas," ujar Yos, sapaan akrabnya, saat ditemui Nusantaraterkini.co, di Medan, Kamis (6/11/2025) malam.
Baca Juga : Jabat Plt Kajari Madina, Yos Arnold Tarigan Tekankan Pentingnya Menjaga Integritas dan Profesionalisme
Yos Arnold Tarigan memaparkan, mewujudkan budaya sadar hukum merupakan salah satu tugas bidang intelijen kejaksaan. Dengan pengalaman jaksa yang mengetahui seluk beluk penggunaan anggaran, sebutnya, pencegahan bisa dilakukan melalui deteksi dini. Sehingga, katanya, tindakan pelanggaran hukum seperti korupsi, mark up dan lainnya bisa diminimalisir.
"Misal, kita kasih tau jika melanggar pasal ini, akibatnya seperti ini. Kemudian dengan pengalaman jaksa, maka potensi-potensi penyalahgunaan keuangan negara bisa diterangkan. Contohnya dalam perencanaan mana yang tepat dan utama yang menjadi skala prioritas. Kemudian pertanggungjawaban, artinya dalam membeli sesuatu harus ada kuitansi. Penyampaian ini akan kita laksanakan dalam kegiatan penerangan hukum," lanjutnya.
Selain pencegahan, menurut Yos Arnold Tarigan, penindakan juga merupakan salah satu pendidikan kepada penyelenggara pengelolaan keuangan negara. Alasannya, dengan adanya penindakan, maka akan menjadi pembelajaran bagi pihak lainnnya, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang.
Baca Juga : Yos A Tarigan Ajak SMSI dan PWI Madina Berkolaborasi Bangun Penindakan Hukum yang Baik di Madina
Pada akhirnya, kata Yos, dengan terwujudnya budaya sadar hukum, maka akan terwujud pengelolan keuangan negara yang tepat waktu dan tepat mutu. "Sehingga pembangunan dapat berjalan dan pelanggaran dapat diminimalisir," harapnya.
Terkait internal Kajari Madina, Yos Arnold Tarigan, mengungkapkan semuanya sudah berjalan dengan baik. Dari berbagai aspek seperti bidang-bidang dan seksi-seksi sudah ditempati oleh orang yang tepat dan mumpuni di bidangnya. Untuk selanjutnya, kata dia, tinggal melakukan peningkatan dengan terus melahirkan inovasi.
"Secara internal sudah right man on right place. Namun tidak boleh cepat berpuas diri harus terus ada peningkatan. Tentu hal ini sebagai bentuk kesungguhan menjalankan amanah yang diberikan. Kepercayaan yang diberikan ini harus kami jaga dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan dan peraturan hukum," pungkasnya.
(emn/nusantaraterkini.co)
