Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Kendal Panen Setengah Ton Nila Salin
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal menggelar panen raya ikan nila di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kendal
Nusantaraterkini.co, KENDAL - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal menggelar panen raya ikan nila di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kendal yang berada di Lapas Terbuka Kendal, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini merupakan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan dan upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah dan program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026.
Panen raya yang berlangsung di area kolam SAE tersebut dihadiri oleh Kepala Lapas Kendal, jajaran pejabat struktural, dan juga warga binaan asimilasi Lapas Kendal.
Kepala Lapas Kendal, Ary Nirwanto menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan warga binaan, tetapi juga wujud kontribusi Lapas dalam mendukung agenda nasional di bidang ketahanan pangan.
“Melalui panen raya ini, kami berupaya berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dengan memberdayakan warga binaan melalui kegiatan produktif dan bernilai ekonomi. Selain menjadi bekal keterampilan, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Lapas mampu menjadi bagian dari solusi atas tantangan nasional,” ujar Ary.
Budidaya ikan nila salin yang dikembangkan di kolam SAE ini merupakan pembinaan kemandirian di bidang perikanan. Proses pemeliharaan ikan nila ini dilakukan oleh warga binaan asimilasi yang telah mendapatkan pelatihan, mulai dari penebaran benih, pemberian pakan, hingga pengelolaan kualitas air.
Hasil panen sebanyak setengah ton kali ini, akan disalurkan melalui vendor bahan makanan (Bama) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada Lapas Semarang dan UPT Pemasyarakatan di wilayah semarang raya.
Dengan terlaksananya panen raya ini, Lapas Kendal tidak hanya menunjukkan keberhasilan program pembinaan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan sebagai persiapan reintegrasi sosial yang lebih baik.
(Rgl/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSAbdul Fickar Desak Dugaan Penyadapan Presiden Diusut Tuntas: Bongkar Aktor di Baliknya!
hendra·5 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKapolri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Kabareskrim Jadi Komandan
hendra·42 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALDemi Judi Online, Karyawan Maskapai Penerbangan Diduga Nekat Gelapkan Uang Perusahaan Rp689 Juta
hendra·1 jam yang lalu -
NEWSDPD Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik
hendra·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPerkelahian Berujung Maut, Cemburu dan Alkohol Picu Penembakan Pratu Ferischal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALPratu Bintang Menangis di Persidangan, Baru Sadar Terdakwa Adalah Seniornya
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWSKapolri Luncurkan I-GHAS 24/7, Perkuat Pengawasan Buronan Internasional di Perbatasan
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOHercules Rosario Sebut Penyadapan terhadap Presiden RI Masuk Tindakan Makar dan Pengkhianat Negara
2 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALTerdakwa Pengeroyokan Dituntut 2 Tahun, Ketua SPSI Tuding Jaksa Disuap
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALIsu Pengerahan 20 Ribu Prajurit ke Jakarta, Panglima TNI Ungkap 3 Level Siaga, Personel dan Alutsista Disiapkan
hendra·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan