Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Wisatawan Keluhkan Jalan Rusak Menuju Desa Bonandolok Samosir

Desa Bonandolok salah satu destinasi wisata favorit yang kerap kali dikunjungi oleh pengunjung ke Samosir, namun sangat disayangkan kondisi jalan yang

Kondisi akses jalan menuju Desa Bonandolok Samosir, Kecamatan Sianjur Mulal-mula, Kabupaten Samosir berbatuan dan berpasir yang sangat memperhatikan, Rabu (01/10/2025). (Foto:jas/nusantaraterkini.co)
Kondisi akses jalan menuju Desa Bonandolok Samosir, Kecamatan Sianjur Mulal-mula, Kabupaten Samosir berbatuan dan berpasir yang sangat memperhatikan, Rabu (01/10/2025). (Foto:jas/nusantaraterkini.co)
A A

nusantaraterkini.co,  - Desa Bonandolok salah satu favorit yang kerap kali dikunjungi oleh ke Samosir, namun sangat disayangkan kondisi yang memperhatikan.

Jalan menuju Desa Bonandolok, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir kondisinya kian memperhatikan karena berpasir dan . Banyak pengunjung keluhkan jalanan yang kurang layak itu.

Kondisi yang dan berpasir membuat wisatawan enggan untuk melakukan perjalanan ke Desa Bonandolok, bahkan warga setempat juga jarang berpergian jauh, kalau pun pergi ke Pangururan menggunakan kapal lantaran resiko yang cukup tinggi.

Kondisi akses jalan menuju Desa Bonandolok Samosir, Kecamatan Sianjur Mulal-mula, Kabupaten Samosir berbatuan dan berpasir yang sangat memperhatikan, Rabu (01/10/2025). (Foto:jas/nusantaraterkini.co)

Padahal pesona alam dari Desa Bonandolok begitu indah dan sering dijuluki Swiss-nya Samosir lantaran panorama alam perbukitan yang hijau, tiga air terjun, jalanan kecil namun estetik, pemandangan persawahan yang dekat ke pemukiman warga dan Danau Toba yang hijau kebiruan.

Salah seorang pengunjung Adelina Sihombing, mengungkapkan bahwa jalan menuju Desa Bonandolok sangat memperhatikan dan kondisi jalan yang parah.

"Jalan menuju jalan Bonandolok sangat parah dan memperhatinkan, jalanan yang berpasir licin dan berbantuan besar-besar yang bergeser-geser sehingga kami tadi sangat kewalahan dan kesulitan ketika hendak menuju maupun pulang dari Bonandolok, membutuhkan waktu dan tenaga berlebih mendorong kereta agar tidak ke kepeleset," Rabu (01/10/2025).

Kondisi akses jalan menuju Desa Bonandolok Samosir, Kecamatan Sianjur Mulal-mula, Kabupaten Samosir berbatuan dan berpasir yang sangat memperhatikan, Rabu (01/10/2025). (Foto:jas/nusantaraterkini.co)

Bahkan dari keterangan Adelina, jalanan yang dilalui membuatnya sempat putus asa dan hampir menangis ketika berupaya melaju sepeda motornya melalui jalanan licin dan bebatuan.

"Kami benar-benar tidak menyangka jalanannya begitu mengerikan, saya sampai putus asa dan hampir menangis melihat kondisi jalan yang sangat memperhatikan, bingung mau ambil jalanan yang mana karen semua nya licin dan batu-batu besar yang bergerak," pungkasnya dengan rasa sedih.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk keluar dari jalanan yang parah.

"Kami terus berupaya dan mencari jalan serta solusi agar bisa melewati jalanan yang rusak di Bonandolok, saya terus berupaya menggas dan teman saya mendorong dengan sekuat tenaga, bahkan jarang kami temui yang lewat sehingga tidak ada yang menolong, sekitar 45 menit lamanya kami bisa melewati jalanan yang rusak parah," imbuhnya.

Adelina juga mengatakan bahwa Pemerintah setempat harus lebih memperhatikan akses jalan menuju Desa Bonandolok.

"Pemerintah setempat harus lebih memperhatikan rakyat kecil, seperti masyarakat Desa Bonandolok yang akses jalan rusak parah harus segera diperbaiki, agar warga disana maupun tidak jera ke berlibur kesana," ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa sangat disayangkan Desa terindah Bonandolok dengan panorama alam yang luar biasa minim perhatian dan jalan yang rusak parah.

"Desa Bonandolok sanagat indah, alamnya yang masih alami dan masyarakatnya yang ramah, namun akses jalan rusak parah yang harus menjadi perhatian khusus Pemerintah agar masyarakat disana tidak terisolasi didalam kampung sendiri dan wisatawan tidak jera berlibur ke Bonandolok ," tutupnya.

(Jas/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait